LSM PENJARA DPC KAMPAR: SI OCU PARKIR, Digitalisasi Harus Berujung pada Transparansi dan Manfaat bagi Masyarakat
Kamis, 01-10-2026 - 06:11:25 WIB
BANGKINANG, — LSM PENJARA DPC Kabupaten Kampar mengapresiasi langkah Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar meluncurkan SI OCU PARKIR sebagai inovasi pembayaran retribusi parkir melalui sistem digital/QRIS.
Ketua LSM PENJARA DPC Kabupaten Kampar, Budi Hendra, S.E., menilai inovasi ini merupakan langkah positif apabila mampu menghadirkan kemudahan bagi masyarakat, ketertiban parkir, transparansi transaksi, serta peningkatan penerimaan daerah yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami mengapresiasi inovasi SI OCU PARKIR. Namun, digitalisasi jangan hanya mengubah cara masyarakat membayar. Yang lebih penting adalah transparansi: setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat harus jelas tercatat, masuk melalui mekanisme penerimaan daerah yang sah, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pertanyaan publiknya sederhana: uang rakyat yang dibayarkan melalui parkir tersebut ke mana dan kembali dalam bentuk manfaat apa bagi masyarakat?” ujar Budi Hendra.
Menurutnya, Dishub Kampar perlu memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai titik parkir resmi, tarif, mekanisme pembayaran, bukti transaksi, hingga kanal pengaduan.
Pada saat yang sama, pengawasan terhadap juru parkir, parkir liar dan pungutan di luar tarif resmi harus diperkuat agar digitalisasi benar-benar menutup ruang penyimpangan dan mendukung optimalisasi PAD.
“Kami tidak anti-inovasi. Kami mendukung sepanjang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Tetapi SI OCU harus bisa menjawab tiga hal: uangnya tercatat, pengelolaannya transparan, dan manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui pelayanan serta pembangunan daerah,” tegasnya.
LSM PENJARA berharap SI OCU PARKIR tidak berhenti sebagai digitalisasi pembayaran, tetapi menjadi momentum membangun tata kelola perparkiran Kampar yang tertib, transparan, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Parkir tertib bukan sekadar membayar. Masyarakat berhak tahu ke mana uang yang mereka bayarkan dikelola dan apa manfaatnya bagi daerah.”
Wartawan: HI
Komentar Anda :