Gas Elpiji Melon Langka, Oknum Nakal Distribusikan Ke Luar Banjar
Selasa, 02-03-2021 - 20:49:09 WIB
Hkindonesia.com-Banjar, Beberapa pekan ini kelangkaan gas elpiji 3 kg atau gas melon di pasaran terjadi di Kota Banjar.
Salah satu penyebabnya disinyalir adanya kenakalan dari agen atau pangkalan gas elpiji yang mendistribusikan gas 3 kg peruntukan Kota Banjar ke luar Kota Banjar.
Seperti yang baru-baru ini terungkap oleh Timsus Polres Banjar yang berhasil menyelidiki, menemukan dan mengamankan kegiatan pengangkutan gas elpiji ke luar Kota Banjar.
Menyikapi pemberitaan di media tentang langkanya gas elpiji 3 kg di pasaran, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan ( KUKMP) Kota Banjar melalui Kepala Bidang Perdagangan Mamat Rahmat menyampaikan, pihaknya selama ini selalu memantau dan turun ke pangkalan atau agen.
" Dengan adanya riak di masyarakat yang cenderung kelihatan kekurangan pasokan gas elpiji kita turun termasuk ke pangkalan dan agen kita selalu cek. Kita selalu menghimbau jangan sampai ada yang lintas Banjar, utamakan dahulu untuk di Kota Banjar. Saat ini di Banjar ada sekitar 11 agen dan 151 pangkalan gas elpiji. Untuk quota Banjar tahun 2021 sekitar 2.659.000 tabung untuk gas 3 kg, " ucapnya saat ditemui di kantor Dinas KUKMP, Selasa ( 2/3/2021).
Disinggung peran Dinas KUKMP dengan kasus yang saat ini tengah diselidiki kepolisian, Mamat menjelaskan itu diluar kendali pihaknya.
" Terlepas ada satu kasuistis yang sifatnya seperti yang saat ini tengah jadi berita, itu di luar kendali kami, itu masalah internal perusahaan. Tapi prinsipnya kami selalu mengadakan monitoring dan himbauan, terutama untuk gas-gas yang diperuntukan bagi masyarakat kecil, " jelasnya.
Sementara itu melengkapi penjelasan dari Kepala Bidang Perdagangan soal kasus pendistribusian gas elpiji ke luar Banjar, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Edi Herdianto saat ditemui di Satgas Covid Center Kota Banjar menjelaskan, " Dengan adanya penemuan dan penangkapan oknum-oknum nakal mendistribusikan gas ke luar Kota Banjar oleh Polres Banjar, itu sangat bagus sekali. Itu salah satu upaya dari kepolisian supaya menimbulkan efek jera bagi pelaku, " ucapnya.
Ditambahkan Edi, " Oknum-oknum yang ingin lebih mencari keuntungan dengan mendistribusikan gas elpiji ke luar Banjar. Dan ini sangat disesalkan sekali, dimana orang Banjar banyak mencari, ternyata yang ada malah dibawa ke tempat lain, " imbuhnya.
" Yang pasti nanti saya akan cross chek ke lapangan. Dan kalaupun benar nanti hasil keputusan kepolisian, kami akan cabut ijinnya, dan akan bekerja sama dengan HISWANA MIGAS dan Pertamina, " pungkasnya. (Lies/Nir)
Komentar Anda :