Anggaran Belanja Cetak Baligho Dan Stiker Sangat Tidak Tepat Disaat Kondisi Pandemi Covid-19,
Selasa, 25-05-2021 - 21:58:45 WIB
GARUT - Sekretaris Jendral Ormas Daboribo, Gilar Noval Renaldi, mengkeritisi penggunaan anggaran belanja cetak baligho dan stiker yang ada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, yang mencapai Rp. 116 Juta lebih.
Menurut Gilar, anggaran belanja cetak baligho dan stiker sangat tidak tepat disaat kondisi pandemi Covid-19, apalagi terendus ada dugaan kampanye politik yang diduga dilakukan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Uu Saepudin, yang informasi pada Pilkada mendatang akan mencalonkan sebagai Bupati Garut.
"Kalau memang itu program Pemerintah Kabupaten Garut, seharusnya setiap SKPD menganggarkan belanja untuk baligho dan stiker, apalagi mempublikasikan program unggulan SKPD. Tetapi di saat kondisi sekarang sangatlah tidak tepat. Seharusnya fokus pada pemulihan ekonomi," ujar Gilar Noval Renaldy, Selasa (25/5/2021).
Dikatakan Gilar, selain banyak program di Dinas Lingkungan Hidup yang tidak tepat sasaran dan efektif. Anggaran belanja pembuatan baligho dan stiker harus di awasi, jangan sampai penggunaan uang rakyat hanya dipergunakan kepentingan pribadi.
"Ini yang harus kita awasi secara bersama-sama. Baligho dan stiker tidak efektif dalam mensosialisasikan kebersihan, seharusnya ada program yang lebih baik yang benar-benar mengena pada masyarakat. Jelas kita nilai ini kampanye terselubung seorang Kepala Dinas Lingkungan Hidup," cetusnya.
Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Uu Saepudin, saat dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya tidak memberikan jawaban, termasuk melalui perpesanan singkat.(*)
Komentar Anda :