⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
SDM Iptek BPPT Mampu Bekerjasama Pembangunan Nasional
Rabu, 25-08-2021 - 18:08:56 WIB
TERKAIT:
   
 


JAKARTA-- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) gelar talkshow bertema ‘SDM Iptek Indonesia Berkelas Dunia Bagi Riset dan Inovasi’. Talkshow virtual ini ditujukan untuk memperkenalkan keahlian/kepakaran SDM Iptek BPPT kepada pihak mitra, baik itu industri maupun BUMN, sehingga mampu bekerjasama maupun mengisi ruang untuk tenaga ahli yang biasanya diisi oleh konsultan asing.


Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza, mengatakan SDM Iptek BPPT yang berjumlah lebih dari 3000 orang dengan berbagai bidang keahlian siap didayagunakan/bekerjasama dengan berbagai pihak dalam skema kerjasama multiple helix untuk mendukung pembangunan nasional sesuai dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 dan flagship Prioritas Riset Nasional  (PRN). "BPPT telah mengembangkan Manajemen Talenta untuk menjaring SDM Iptek unggul yang memiliki multi talenta baik dari kompetensi teknis maupun manajerial dengan menganalisis dan mengidentifikasi track record-nya," Rabu (25/8), saat acara Talk Show Smart SDM Iptek 2021, di Auditorium BPPT.


SDM terbaik yang terpilih ini selanjutnya akan mengikuti berbagai program pendidikan dan pelatihan untuk pengembangan karirnya. Presiden RI Joko Widodo dalam berbagai kesempatan pun giat menyampaikan pentingnya pembangunan SDM yang mampu menguasai Iptek untuk mendukung pembangunan nasional dalam mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara maju di dunia pada tahun 2045.


"Lebih lanjut, kata Hammam mengungkapkan BPPT memasuki era baru pengembangan SDM Iptek, BPPT turut beradaptasi, tidak hanya melakukan lompatan teknologi, namun juga mempersiapkan SDMnya yang kelak akan menerapkan teknologi tersebut di Indonesia. Persiapan tersebut Kami mulai dengan mengirimkan talenta terbaik untuk belajar teknologi kunci yang sudah terbukti dan well run baik dari segi bisnis maupun teknologi di negara tersebut," ujarnya.


Sebagai informasi, sejak tahun 1984, BPPT telah mengirimkan SDMnya untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di berbagai perguruan tinggi dan industri terkemuka dunia melalui program beasiswa OFP, STAID, STMDP dan STAID yang dirintis Prof. B.J. Habibie. Kemudian dilanjutkan melalui program beasiswa dari Kemenristek, LPDP dan berbagai negara (Monbusho, JICA, Full Bright, KOIKA, STUNED, Otto Bappenas, AMINEF, AUSAID, DAAD) dengan berbagai bidang keahlian dan kualifikasi SDM yang berstandar internasional.


"SDM Iptek BPPT pun telah terbukti pengalamannya dengan menjadi koordinator maupun tim pelaksana dari beberapa agenda Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 dan flagship Prioritas Riset Nasional (PRN). Program tersebut diantaranya pengembangan  bahan bakar alternatif dari kelapa sawit, pengembangan ekosistem kendaraan listrik termasuk baterai lithium ion dan sistem fast charging, kereta semi cepat, pesawat amphibi, pesawat terbang tanpa awak, bahan baku obat, dan pabrik garam industri, hingga pemetaan potensi sumber daya alam dan sumber daya budaya wilayah," ungkap Hammam.


Dengan berbagai prestasi dan pengalamannya, SDM Iptek BPPT terbukti mampu berperan aktif dalam pengembangan berbagai Inovasi teknologi. Dirinya menegaskan SDM BPPT siap didayagunakan secara profesional di lingkungan pemerintahan, kementerian, BUMN maupun industri untuk mendukung pembangunan nasional. "Era Baru Pengembangan SDM Iptek di BPPT untuk meningkatkan kemampuan kompetensi SDM Iptek BPPT secara profesional, BPPT telah menyusun berbagai program pendidikan dan pelatihan antara lain menyusun roadmap pendidikan gelar S2 dan S3 by research, dengan target penambahan pegawai dengan gelar S3 sebanyak 516 pegawai, dan gelar S2 sebanyak 1393 pada tahun 2024," tandas Hammam.


Jumlah tersebut belum termasuk pegawai yang sedang melaksanakan tugas belajar, baik di dalam dan luar negeri, sebanyak 143 pegawai sedang menyelesaikan pendidikan S3 dan 137 pegawai yang melaksanakan gelar S2 by research pada tahun 2021 ini. Program pelatihan untuk pengembangan talenta dan profesionalisme para pejabat fungsional teknis dan administrator SDM IPTEK BPPT, telah dikembangkan juga berbagai program pembinaan dan pelatihan antara lain, pendirian pusat pelatihan untuk persiapan pegawai yang diproyeksikan untuk mendapatkan tugas belajar Pelatihan pejabat fungsional, pelatihan teknis, dan pelatihan tenaga fasilitator (pengajar) dan assessor (proses pembelajaran secara terintegrasi mengikuti konsep corporate university).
"Pelatihan dasar bagi CPNS (dengan penjamin mutu dari LAN), Penyertaan diklat kedinasan, Penyertaan diklat fungsional (selain fungsional perekayasa dan teknisi litkayasa), Pelatihan (ToT) bagi pengajar (fasilitator) dan asesor untuk uji kompetensi, Pelatihan tim penilai jabatan fungsional perekayasa maupun jabatan fungsional teknisi litkayasa yang ada di BPPT maupun kementerian/lembaga. Sedangkan untuk mendayagunakan SDM IPTEK secara profesional, BPPT memiliki program sebagai berikut, Membangun data based (Keahlian, kepakaran, pengalaman kerja) Membangun network dengan calon pengguna SDM, Membangun kerja sama dengan stakeholders, Magang Industri, Meningkatkan kualifikasi, Meningkatkan Kompetensi, Tindak lanjut assessment,manajemen talenta, training sesuai kebutuhan, serta telah dilakukan Membangun data based (keahlian, kepakaran, pengalaman kerja), Membangun network dengan calon pengguna SDM, Membangun kerja sama dengan stakeholders, Pemasaran SDM IPTEK secara profesional, Penawaran paket2 pekerjaan (expertise), imbuh Hammam. (dade)




 
Berita Lainnya :
  • SDM Iptek BPPT Mampu Bekerjasama Pembangunan Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved