⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
PT. Biro ASRI Pecat Karyawan Tanpa Pesangon
Kamis, 23-09-2021 - 19:31:13 WIB
TERKAIT:
 
 

 


JAKARTA-- Seorang karyawan, Hendra dipecat secara sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja sejak 24 Juni 2021 dan tidak diberikan pesangon sama sekali, bahkan sudah tidak mendapat gaji lagi dari PT Biro Asri yang berlokasi di Jl. Tanah Abang II No. 53 Jakarta Pusat, Perusahaan Kontraktor sipil tersebut beralasan bahwa Karyawan bernama Hendra tersebut di PHK karena menolak untuk dirotasi padahal tidak pernah diberitahukan secara resmi mengenai keputusan pemindahan lokasi tugas tersebut dan PHK tersebut terkesan dibuat buat dimana pemberian SP 1, 2 dan 3 diberikan dalam rentang waktu yang berdekatan serta ada upaya juga sebelumnya untuk memaksa Hendra mendantangani surat pernyataan bahwa Hendra Bukanlah Karyawan PT. Biro Asri akan tetapi karyawan dari Keluarga Iskandar.


Hendra, warga Kebon Pedes Bogor, sudah bekerja di PT. Biro Asri sejak Maret tahun 2007 sebagai security dengan status karyawan tetap. Sebagai Karyawan tetap, Hendra tidak pernah didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan padahal tugasnya mengandung resiko cukup tinggi. Atas kejadian yang menimpanya tersebut, kemudian ia menunjuk Geraldy Sinaga, SH dari Law Office Geraldy Sinaga & Partners sebagai Kuasa Hukum untuk membantunya.


Penolakan PHK dan undangan perundingan Bipartit telah dilakukan sebanyak 2 kali kepada perusahaan akan tetapi PT. Biro Asri tidak beritikad baik tidak mau berunding dengan beralasan tidak mempunyai urusan dengan Hendra karena Hendra bukanlah karyawannya. Atas tanggapan negative tersebut, kemudian perselisihan tersebut dicatatkan ke Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Jakarta Pusat dengan nomor surat 07/SUR-GS/VII/2021 tertanggal 17 Juli 2021.


Sudinakertrans Kota Jakarta Pusat kemudian menanggapi Surat tersebut dengan membuat panggilan klarifikasi kepada para pihak yang berselisih pada tanggal 18 Agustus 2021, namun pihak PT. Biro Asri tidak datang. Dalam 2 kali siding mediasi mediasi tanggal 2 september dan 10 september 2021, PT. Biro Asri hanya mengutus 2 orang karyawannya dan tetap berkeras mengatakan bahwa Handra bukanlah Karyawan PT. Biro Asri tanpa menunjukkan bukti atas argumentasinya tersebut, bahkan PT. Biro Asri tidak mempunyai Peraturan Perusahaan yang dijadikan dasar alasan PHK. Pihak Pekerja telah menunjukkan dan menyerahkan bukti dokumen hubungan hukum dengan PT. Biro asri seperti Slip Gaji, Surat Tugas, SP 1 sampai 3 dan lainnya kepada Mediator.
Bukti-bukti tersebut cukup kuat imbuh Mediator, namun masih dibantah bahwa bukti dokumen tersebut adalah kesalahan administrasi. Pihak Mediator kembali memanggil Pimpinan Perusahaan PT. Biro Asri dalam Mediasi 3 namun Pimpinan PT. Biro asri tetap tidak mau hadir. Geraldy Sinaga, SH mengatakan bahwa pihaknya ingin mendapatkan keadilan atas perlakuan semena-mena dari PT. Biro Asri dan juga nilai kompensasi yang pantas sesuai peraturan ketenagakerjaan, dan meminta Mediator Sudinakertrans untuk segera mengeluarkan Anjuran karena PT. Biro Asri tidak beritikad baik untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.


"Kami akan membawa persoalan ini ke PHI agar Klien Kami mendapatkan keadilan dan kepastian hukum atas ketidak adilan ini," kata Geraldy Sinaga SH, Kamis (23/9).(dade)




 
Berita Lainnya :
  • PT. Biro ASRI Pecat Karyawan Tanpa Pesangon
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved