Kelompok Budidaya Ikan Gemah Ripah Harapkan Bantuan Subsidi Keringanan Harga Pakan
Rabu, 20-10-2021 - 07:22:45 WIB
Banjar - Kelompok budidaya ikan tawar Gemah Ripah di Kujangsari Langensari Kota Banjar yang selama ini bergerak di pembibitan ikan nila, gurame dan lele menginginkan adanya bantuan subsidi pakan ikan, supaya ke depannya bisa mencapai ke produk pembesaran, sehingga bukan hanya bibit ikan saja yang mereka jual tapi juga ikan konsumsi.
Hampir lima tahun ini Kelompok ikan Gemah Ripah yang terdiri dari 140 orang ini setiap minggunya mampu menjual sebanyak 120 ribu ikan atau sekitar 5 kwintal bibit ikan lele ke daerah Parung Bogor, selain itu juga untuk pasar lokal seperti Ciamis,Tasikmalaya, Garut dan Majenang. Selain itu juga hampir 7 ribu ekor bibit ikan gurame dikirim ke daerah Tulungagung Jawa Tengah.
Keinginan untuk mendapatkan bantuan keringanan pakan mendorong kelompok budidaya ikan Gemah Ripah meminta rekomendasi dari DPR-RI dari Dapil X untuk Kementerian.
Hal tersebut disampaikan kepada anggota DPR-RI dari Dapil X Agun Gunandjar Sudarsa saat Reses mengunjungi Kelompok Budidaya Ikan Tawar Gemah Ripah, Selasa ( 19/10/2021).
Ijan Ketua Kelompok Budidaya Ikan Tawar Gemah Ripah menyampaikan, melalui Koperasi Mina Cuklik Nusantara sebanyak 13 kelompok melalui rekomendasi anggota DPR-RI Dapil X berharap mendapatkan bantuan dari Kementerian.
" Kami tidak meminta bantuan secara murni, tapi menginginkan keringanan untuk pakan itu disubsidi seperti daerah-daerah lain. Sehingga kami bisa juga bisa mencapai ke produk pembesaran. Karena selama ini dikalahkan oleh ikan berpakan limbah. Dan ke depannya kalau ada subsidi pakan kita bisa mengimbang, sehingga masyarakat tau mana ikan limbah dan mana ikan konsumsi yang benar, " ucapnya.
Kelompok Budidaya Ikan Gemah Ripah sendiri saat ini belum maksimal dalam produk pembesaran, dikarenakan harga pakan yang terlalu tinggi, sehingga tidak bisa mengimbangi harga jual ikan konsumsi. Untuk pembesaran ikan lele, setiap 1 kg pakan menghasilkan 1 kg daging. Dan harga pakan berkisar Rp.12.000 sementara ikan diterima Rp.15.000 /kg nya sehingga angka keuntungan tidak menutup biaya operasional.
Menanggapi keinginan kelompok budidaya ikan tawar Gemah Ripah Kujangsari, Agun Gunandjar Sudarsa salah seorang anggota DPR-RI dari Dapil X saat acara Reses ke Desa Kujangsari menyambut baik keinginan kelompok budidaya ikan tersebut.
Agun menyampaikan
akan berkoordinasi dengan BI pusat untuk mengeluarkan kebijakan agar para anggota kelompok dapat diberikan kemudahan bantuan permodalan.
" Kita sudah melihat bagaimana kelompok budidaya ikan ini. Mereka terkendala dalam soal pakan. Dan kita akan mencoba untuk menggandeng BI sebagai Mitra kerja yang diharapkan bisa mengeluarkan kebijakan bagaimana kelompok ikan ini bisa mendapatkan bantuan keringangan harga pakan. Saya meminta adanya regulasi dan pengaturan bagaimana proses bisnis ini bisa lebih efisien dan lebih efektif dengan harga yang lebih terjangkau, " ucap Anggota DPR-RI dari Dapil X tersebut.
Agun Gunandjar juga akan menyampaikan keluhan dari kelompok ikan tersebut ke Komisi IV DPR-RI.
" Ini merupakan kewajiban kami untuk memprosesnya di Ä·omisi IV DPR-RI. Dan kebetulan juga disana ada wakil rakyat dari Jawa Barat, mudah-mudahan beliau punya perhatian sehingga persoalan pakan yang dikeluhkan para peternak ikan ini betul-betul bisa diatasi, " pungkasnya. (Lies)
Editor : BM
Komentar Anda :