⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Warga Garut Mengamuk, Polantas Tilang Sembarangan
Rabu, 26-01-2022 - 15:06:50 WIB
TERKAIT:
   
 

 


Garut -Ari nurjali Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC manggala Garuda Putih mengamuk sejadi jadinya ketika melihat motor anak sekolah ditilang polantas, Selasa pagi (25/1/22) di jalan Guntur.


Ari mengamuk lantaran polantas Polres Garut diduga melakukan tilang tidak sesuai prosedur.


Pasalnya penilangan dilakukan pada jam kerja atau jam padat kerja. Saat warga berangkat kerja dan sekolah. Sehingga penilangan di jam tersebut dinilainya tidak sesuai prosedur.


Harusnya kata Ari di jam tersebut polantas hanya boleh memberikan imbauan saja jangan lantas menilang kendaraan.


Namun sungguh miris banyak anak sekolah yang polos kena tilang oleh polantas.


Ari pun akan melaporkan sejumlah Polantas tersebut kepada Polda Jabar. Ia merasa yakin berdasarkan aturan tidak ada penilangan di jam padat tersebut.


Oleh karena itu Ia akan memberikan pelajaran kepada oknum polantas polres Garut itu.


Selain itu dia juga menyayangkan kenapa penilangan dilakukan di pertigaan. Padahal aturannya tidak boleh ada penilangan di pertigaan.


Mestinya penilangan dilakukan di jalan lurus dan harus ada pemberitahuan berupa plang ada operasi.


Namun yang dilakukan polantas ini seenaknya saja melakukan penilangan tanpa melihat aturan.


Wartawan : H.u.slamet/S.zihad




 
Berita Lainnya :
  • Warga Garut Mengamuk, Polantas Tilang Sembarangan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved