⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Demi Kenyamanan PTM, Wakil Walikota Banjar Berharap Orangtua Mengijinkan Anaknya Divaksin
Minggu, 30-01-2022 - 19:31:39 WIB
TERKAIT:
   
 

Banjar - Pembelajaran Tatap Muka ( PTM) yang sudah dilaksanakan di Kota Banjar selama masa pandemi covid-19 ini sangat didambakan siswa dan para orangtua.
Namun ketika kasus covid-19 kembali muncul, ada kekhawatiran PTM kembali menjadi daring.


Selain adanya kembali kasus positif covid-19, masalah belum melaksanakannya vaksin bagi anak sekolah usia 6 - 11 tahun menjadi satu kekhawatiran para orangtua, setelah adanya pernyataan Walikota Banjar beberapa waktu lalu, dimana anak yang belum divaksin sekolahnya kembali Daring, tidak PTM.


Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Banjar H. Nana Suryana saat ditemui akhir pekan lalu mengatakan, hidup kita ini bukan individualis, kita bermasyarakat, berbangsa, bernegara. Ketika orangtua murid meminta untuk PTM karena anak-anaknya keranjingan gadget gara-gara Daring, kami akomodir untuk PTM.


" Silahkan PTM dilaksanakan, tapi kami juga punya tugas lain untuk menjaga kesehatan anak-anak supaya tidak ada klaster sekolah. Salah satunya dengan pelaksanaan vaksin. Kalau anak-anak sudah divaksin 100%, kenyamanan dan kepercayaan keluarga dan pemerintah terhadap pendidikan tatap muka itu besar, " ujar Wakil Walikota Banjar. 


Ditambahkan Nana,
sebenarnya banyak anak-anak yang menginginkan PTM tapi orangtuanya tidak mengijinkan anaknya untuk divaksin.


" Sekarang kita lagi berusaha memberikan edukasi, pendekatan persuasif. Orangtua boleh meminta hak , tetapi dalam kehidupan bernegara ada take and give. Untuk kenyamanan tatap muka, ketika ada yang sudah divaksin sementara yang lain belum divaksin, pasti ada kekhawatiran dari siswa maupun orangtua yang anaknya sudah divaksin. Jadi ketika meminta hak pasti ada kewajiban. Jadi marilah kita bersama-sama," imbuhnya.


Mengenai ketetapan anak yang belum divaksin tidak bisa mengikuti PTM dan kembali daring, Wakil Walikota mengatakan,
" Ketetapan tersebut ada di Inmen dan Perwal, dan untuk detail secara spesifik/klausulnya saya belum membaca, namun arahnya akan kesana. Jadi kalau masyarakat tidak mau kesana, masyarakat harus berbagi. Intinya kita sayang kepada mereka, pungkasnya.


Dari data yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjar, capaian vaksin untuk usia anak 6 - 11 tahun sampai hari Minggu (30/1/2022) untuk dosis pertama 87,75% , sedangkan untuk dosis kedua 21,84% dari target sasaran 17.767 anak. (Lies) 


Editor : BM




 
Berita Lainnya :
  • Demi Kenyamanan PTM, Wakil Walikota Banjar Berharap Orangtua Mengijinkan Anaknya Divaksin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved