⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional Tanjung Priok Terus Melakukan Inovasi Dan Bertransformasi
Kamis, 24-02-2022 - 05:24:24 WIB
TERKAIT:
   
 

 


CIAWI-- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok terus melakukan inovasi dan bertransformasi melakukan berbagai pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjadi pelabuhan terdepan di Indonesia dan dapat sejajar dengan pelabuhan dunia lainnya.


General Manager PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Silo Santoso, mengatakan salah satu inovasi yang dilakukan yakni penerapan sistem Single Truck Identification Data atau Single TID (STID) bersama Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok dan stakeholder.


“Sistem STID adalah bentuk sinergi dan kolaborasi Pelindo, stakeholders, pemerintahan di Pelabuhan, asosiasi trucking, dan perbankan yang dihasilkan untuk memonitor efektivitas arus truk di terminal Pelabuhan,” kata Silo, Rabu (23/2), saat acara “Bincang-Bincang” dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2022.
Lebih lanjut, kata Silo mengungkapkan mempersilahkan anak perusahaan maupun anggota subholding Pelindo untuk memaparkan progres kinerjanya masing-masing.


"Pemaparan dari PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) mengungkapkan, pasca merger atau penggabungan Pelindo, PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) diminta untuk melakukan support sistem IT/digitalisasi pada semua fasilitas terminal atau pelabuhan yang dikelolaoperasikan oleh PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo," ujarnya.


Sementara itu, Tresna Pardosi yang Mewakili Mustika Alam Lestari (MAL), mengungkapkan Pengelola Terminal Peti Kemas (TPK) Mustika Alam Lestari (MAL) meraih sekitar 7 persen market Share peti kemas internasional (ekspor impor) di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.


"Untuk terminal MAL meraih sekitar 7 persen di Priok untuk peti kemas ocean going, sedangkan untuk peti kemas domestik mayoritas dihandle oleh Adipurusa," tandas Tresna.


Selain menghadirkan beberapa manajemen pengelola terminal peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok sebagai nara sumber, pada acara tersebut juga menghadirkan nara sumber dari Komisi Informasi Pusat (KIP) dan Dewan Pers.


Pada 2022, Perseroan menargetkan bisa menangani peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 800 ribu twenty foot equivalent units (TEUs) dengan rincian MAL sebanyak 300 ribu TEUs dan Adipurusa 500 ribu TEUs. "Pihaknya terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan optimal kepada seluruh pengguna jasa/customer MAL untuk memberikan layanan yang prima dan efesien di Pelabuhan Tanjung Priok. (dade)




 
Berita Lainnya :
  • PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional Tanjung Priok Terus Melakukan Inovasi Dan Bertransformasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved