⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Hendak Swafoto, Puluhan Santri Terjun ke Sungai Akibat Jembatan Gantung Terputus
Jumat, 25-03-2022 - 19:54:20 WIB
TERKAIT:
   
 

 


Ciamis-Debanyak 45 santri dari pondok pesantren Al Huda Turalak, Baregbeg, Ciamis, Jawa Barat, terluka setelah mereka terjatuh dari jembatan gantung Sukamaju, tidak jauh dari pondok pesantren, Jumat siang (25/3/22). Empat orang santri dievakuasi ke RSUD Ciamis karena mengalami luka, sementara sisanya menjalani pengobatan di pondok pesantren.


Menurut kepala desa Sukamaju, Dede Rahman, peristiwa itu terjadi ketika 60 ornag santri hendak membuat konten di tengah jembatan. Diduga tidak kuat menahan beban, pengait tali baja terlepas hingga akhirnya jembatan miring dan puluhan santri terjatuh ke dasar sungai Cileueur.


"Mereka mau selfi untuk membuat konten tapi pengait tali baja bengkok tidak kuat menahan beban dan jembatan pun miring dan semua santri terjatuh ke sungai," ucap Dede Rahman.


Dikatakan Dede Rahman, jembatan penghubung dua dusun itu baru saja selesai dibangun beberapa hari yang lalu. Bahkan pihak Pemerintah Desa Sukamaju belum meresmikannya.


"Jembatan masih ditutup pak karena baru selesai dibangun dan belum diresmikan," tambah Dede Rahman.


Sementara pihak pengelola pondok pesantren Al Huda Turalak mengaku bertanggungjawab atas luka yang dialami oleh santrinya. Juru bicara pondok pesantren, Mamat Solihin, ssbanyak 4 santri itu kondisinya membaik meski sempat dievakuasi ke RAUD Ciamis. Bahkan 41 santri yang diberi pengobatan di dalam pondok, kondisinya sudah baik dan kembali beraktivitas.


"Kami bertanggung jawab atas kejadian ini dan semua santri yang terluka langsung kami tangani, bahkan santri yang tidak dibawa ke rumah sakit, saat ini sudah kembali beraktivitas meski mengalami luka benjol dan memar," terang Mamat Solihin.


Meski kondisi seluruh santri sudah ditangani, tetapi pihak pengelola pondok pesantren belum bersedia memberi tanggapan terkait kerusakan jembatan gantung tersebut.


"Soal perbaikan jembatan harus kami musyawarahkan dulu dengan seluruh pengelola pesantren, kami saat ini masih fokua terhadal kesehatan dan kesembuhan santri," pungkas Mamat Solihin. (Cup) 




 
Berita Lainnya :
  • Hendak Swafoto, Puluhan Santri Terjun ke Sungai Akibat Jembatan Gantung Terputus
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved