Tim Inafis dan Satreksrim Polres Ciamis Melakukan Olah TKP di jembatan gantung Sukamaju
Sabtu, 26-03-2022 - 17:33:54 WIB
Ciamis-Pasca-jembatan ambruk dan 45 santri terluka, tim Inafis dan Satreksrim Polres Ciamis melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jembatan gantung Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Ciamis, Sabtu siang (36/3/22). Lima personil Inafis Polres Ciamis memeriksa seluruh kondisi jembatan meski baru selesai dibangun beberapa hari yang lalu.
"Kami melakukan olah TKP dengan memeriksa semua kondisi konstruksi jembatan," ucap KBO Satreskrim Polres Ciamis, Iptu Ateng Budiono.
Di lokasi polisi menemukan pengait tali sling baja dalam kondisi rusak dan terlepas dari konstruksi jembatan. Diduga tali sling baja ini bengkok dan terlepas lantaran tidak kuat menahan beban saat 45 santri pondok pesantren Al Huda Turalak hendak membuat konten dengan swafoto di tengah jembatan.
"Jembatan sebenarnya belum tuntas 100 persen dibangun dan jembatan sempat ditutup oleh Pemerintah Desa agar tidak bisa dilintasi," tambah Iptu Ateng.
Menurut keterangan polisi yang diperoleh dari perangkat desa Sukamaju, jembatan gantung itu dibangun pada tanggal 5 Februari 2022 lalu. Lantaran belum tuntas total, Pemerintah Desa Sukamaju sempat menutup akses jalan jembatan.
Selain olah TKP pada konstruksi jembatan gantung sepanjang 33 meter itu, polisi juga meminta ketetangan sejumlah saksi di lokasi kejadian termasuk dari santri yang selamat.
Menurut Kepala Desa Sukamaju, Dede Rahman, pada Jumat siang kemarin (25/3/22) sebanyak 66 santri Al Huda Turalak dayang ke lokasi untuk membuat konten dengan swafoto di tengah jembatan gantung. Tetapi belum sempat difoto, jembatan miring dan puluhan santri terjatuh ke dasar sungai.
"Mereka mau selfi berdiri di tengah jembatan untuk membuat konten tapi tali pengait baja bengkok dan terlepas mungkin karena tidak kuat menahan beban," ucap Kepala Desa Sukamaju, Dede Rahman. (Cup)
Komentar Anda :