⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
PMII Kota Banjar Desak Pemerintah Berikan Solusi Terhadap Kenaikan Harga Sembako
Jumat, 10-06-2022 - 19:18:08 WIB
TERKAIT:
   
 

Banjar - Sebulan menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H, harga sejumlah bahan pokok di Pasar tradisional Kota Banjar naik secara signifikan. Bahkan harga cabai dan daging ayam kian tak terkendali. Tak hanya itu, harga telur ayam ras yang sebelumnya Rp.28.000 per kilogram pun kembali naik menjadi Rp. 30.000 per kilogramnya.


Hendi salah seorang pedagang sayuran di Pasar Banjar mengatakan naiknya harga sejumlah bahan pokok terutama aneka cabai-cabaian dan sayuran, terjadi sejak pekan pertama Juni.


" Harga cabai rawit merah yang semula Rp. 80.000 naik menjadi Rp.100.000 per kilogramnya, Harga cabai merah jumbo jenis TW juga naik dari sebelumnya Rp.50.000 menjadi Rp.90.000 per kilogram/ sementara cabai merah keriting masih tinggi/ kisaran harga Rp.80.000 per kilogramnya, " ucapnya saat ditemui di Pasar Banjar, Jum'at (10/6/2022).


Hendi mengira pengaruh cuaca buruk dan harga ditingkat petani yang tinggi juga mempengaruhi harga jual di Pasar Banjar.


" Kebanyakan dari pedagang di sini untuk barang atau sayuran masih membeli dari luar daerah, " imbuhnya.


Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam broiler. Hari Jum'at harga daging ayam broiler sudah naik ke harga Rp. 38.000 per kilogramnya. Sementara harga normal, harga ayam broiler dijual dengan harga di bawah Rp. 30.000.


Harga daging ayam broiler dan telur ayam yang saat ini semakin melonjak naik diperkirakan imbas dari harga pakan ayam yang sudah beberapa pekan ke belakang juga mengalami kenaikan.


Menanggapi harga sayur, daging ayam dan telur ayam yang semakin naik secara signifikan di Pasar tradisional Banjar, Suhendra salah seorang Mahasiswa yang aktif di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) Kota Banjar, mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap Pemerintah yang tidak bisa mengantisipasi atas kenaikan harga-harga di Pasar yang sangat memberatkan masyarakat.


" Kami selaku Mahasiswa merasa kecewa terhadap pemerintah. Apalagi saat ini menjelang Hari Raya Idul Adha, dimana harga sembako semakin naik dan tidak stabil.Hal tersebut tentunya tidak sebanding lurus dengan pendapatan masyarakat yang tidak menentu di saat masyarakat sedang kesulitan mencari pekerjaan.


Kami meminta Pemerintah mengambil langkah cepat untuk bisa memberikan solusi terhadap tidak stabilnya harga sembako saat ini, "ucap Hendra yang juga sebagai Wakil Sekretaris III PMII Kota Banjar. (Nir) 




 
Berita Lainnya :
  • PMII Kota Banjar Desak Pemerintah Berikan Solusi Terhadap Kenaikan Harga Sembako
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved