Indomart Ingkar Janji Dan Bohongi Bayar Matrial Yang Disepakati
Minggu, 17-07-2022 - 08:34:04 WIB
GARUT - sangat disayangkan yang dilakukan oleh salah satu perusahaan besar minimarket dengan mencidrai serta mengingkari kesepakatan jual beli matrial , ulah dari pihak perusahaan minimarket Indomart yang membuat si penjual (H.Toni) warga bayongbong Kabupaten Garut merasa tidak nyaman. Kali ini pembangunan Indomart yang beralamat di Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut diketahui bermasalahan dengan H.T yang jual bahan matrial dll kpd pihak indomart.
Pihak Indomart dalam hal ini diduga ingkar janji untuk membayar sejumlah barang dan pekerjaan yang hingga kini belum di selesaikan bayarannya.
Diketahui bahwa Indomart yang berlokasi di Desa Mulyasari tersebut baru saja dibangun. Di awal pembangunan telah terjadi kesepakatan antara pihak indomart dengan H.T bahwa tembok yang sudah berdiri itu tidak dirombak.
HT menjelaskan dengan secara Gamblang kpd patroli di kediamannya kamis 14/7/22.
",Waktu pertemuan di Rumah saya pihak indomart bersedia menggunakan tembok juga paving block yang sudah ada sebelum Indomart dibangun juga sepakat akan digunakan tidak dirombak. Kemudian ada sejumlah barang lain dengan rincian sebagai berikut.
1. Air 10 juta, Paving block 4.140.000, kontrak rumah tukang bangunan 1.500.000, listrik 1.500.000, dinding 25.320.000, pintu enderson 27.075.000, pembuangan oli 4.000.000, biaya pasang hexos klanpot motor 500.000, oli bekas yang belum diambil 550.000. ujar HT.
Singkatnya, antara HT dengan pihak Indomart itu telah terjadi kesepakatan untuk jual beli ketika Awal pertemuan di rumah HT , Namun pihak Indomart baru membayar Rp5 juta. Sehingga total yang belum dibayar senilai Rp69 juta.
Hingga kini HT mempertanyakan perihal janji pembayaran tersebut. HT merasa sangat kecewa dengan pihak Indomart, sebuah Perusahaan besar tidak bisa menepati janjinya.
Jika tidak segera dibayar, HT tersebut bisa saja mengambil langkah hukum atas keteloran Indomart tersebut.
Sementara itu, ketika dihubungi patroli lewat seluler pihak Indomart seolah lempar tanggung jawab atas persoalan tersebut.
Ketika kami menghubungi karyawan bernama Ridwan dan sandi, mereka menyebutkan bahwa pembayaran tersebut bukan tanggung jawabnya. Ada petugas yang memiliki kewenangan di bidang tersebut. (H.ujang slamet/S.Zihad)
Komentar Anda :