Banjar - Ratusan petani di Priangan Timur mengikuti acara Agro Fair DGW 2022 yang dilaksanakan di Dusun Sidamulya Rt 01 Rw 08 Desa Langensari Kecamatan Langensari Kota Banjar, Selasa ( 04/10/2022).
Agro Fair atau pameran pertanian dari PT. Darma Guna Wibawa ( DGW ) bertujuan untuk memamerkan hasil atau bukti dari aplikasi penggunaan produk-produk dari DGW dimana ada produk Balsectli, Balistic, exis dan Leili 2000. Untuk Agro Fair DGW ini merupakan yang pertama di Priangan Timur dan diadakan di Langensari Kota Banjar. Kenapa Banjar terpilih menjadi salah satu tempat percontohan atau uji coba dari mulai awal tanam sampai panen?
Hal tersebut dijelaskan Produk Manager PT DGW Luthfi Denindra di tengah-tengah lahan sawah yang menjadi uji coba penggunaan produk DGW.
" Kami memilih Banjar karena Banjar merupakan hidden gem kalau untuk daerah pertanian. Tidak terlalu terkenal tetapi potensi pertanian terutama tanaman padinya cukup besar dan petaninya open minded, bisa diberikan pengarahan-pengarahan agar hasil padinya meningkat dengan menggunakan produk-produk DGW, " ucapnya.
Lebih lanjut Luthfi menjelaskan dengan penggunaan produk-produk DGW terlihat dari hasil panen yang saat ini dipamerkan.
" Keunggulan dari produk DGW yaitu kita fokus ke hasil akhir, kualitas dan kuantitas dari gabah itu, dimana lebih bening, lebih berbobot dan beras yang pecah berkurang. Karena dari awal kita rawat, sehingga hasilnya akan lebih maksimal, " paparnya.
Dengan motto dari DGW yaitu " Sukses Bersama Petani " diharapkan acara Agro Fair DGW ini bisa lebih tersosialisasikan di petani-petani khususnya di Banjar.
" Karena dari DGW sendiri bukan hanya kesuksesan dari perusahaan sendiri, namun kita ingin petani dengan menggunakan produk-produk DGW yang sudah kita paketkan, secara ekonomi juga tidak terlalu mahal, bisa membuat sukses petani tentunya dengan hasil panen yang maksimal, " harapnya.
Sementara itu Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Banjar Abdul Kholik Ibrahim dengan antusias menyambut baik adanya produk-produk DGW, menurutnya secara kasat mata lahan yang menggunakan DGW jauh lebih baik dengan yang tidak menggunakan.
" Ini menjadi bukti bagi para petani. Dan mudah-mudahan ke depannya dengan hasil yang bagus ini, para petani bisa mengikuti dengan menggunakan produk ini.
Dan tentunya dengan adanya acara ini, para petani bisa mengubah pola pikirnya, petani bisa terbantu dan produksi meningkat. Tentunya kita juga bisa mempertahankan Kota Banjar ini surplus 6 bulan, " ucapnya.
Salah seorang petani sekaligus Ketua Kelompok Tani Mulya Lestari Sutono sudah membuktikan kelebihan dari produk DGW untuk tanaman padi di lahan miliknya.
" DGW ini memang termasuk formulator yang bisa diakui. Jadi bukan hanya janji tapi bukti. Ini sudah terbukti dengan hasil padi di lahan saya. Saya sendiri menggunakan Balsectli, Balistic dan Leili 2000. Balisticnya untuk menangani yang di dalam (batang), Leili 2000 untuk mempengaruhi anakan, jadi pola tumbuh anakan sangat luar biasa.
Hasilnya saya bisa memperoleh sekitar 12,95 ton per hektare. Ini tentunya jauh lebih banyak dibandingkan tanpa menggunakan produk dari DGW, " ucapnya dengan semangat. ( Lies/BM)
Komentar Anda :