Pemkot Banjar Diharapkan Memperhatikan Fasilitas di Pasar Tradisional Kota Banjar
Rabu, 22-02-2023 - 19:34:40 WIB
Banjar - Kunjungan Gubernur Jawa Barat sekaligus monitoring ke Pasar Banjar, Rabu (22/02/23) merupakan merepresentasikan kepedulian orang no 1 di Jawab Barat terhadap kondisi ekonomi masyarakat khususnya Pasar Banjar.
Namun ada beberapa hal yang cukup mengganggu dengan kedatangan Gubernur Jawab Barat tersebut. Hal yang mungkin dianggap lumrah atau sepele, ketika akan menyambut kedatangan Pejabat Pemerintahan. Namun ini bisa menjadi catatan penting bagi Gubernur Jawa Barat maupun Pemerintah Kota Banjar.
Keluhan tersebut sempat disampaikan salah seorang Pedagang Kelontong Pasar Banjar Joko Nurhidayat. Di mana menurutnya sehari menjelang kunjungan Gubernur, ada imbauan bahwa parkir di depan ( pintu utama) Pasar Banjar untuk sementara ditutup karena akan menghambat aktifitas kunjungan Gubernur ke Pasar Banjar.
" Yang menjadi pertanyaan selama kegiatan itu berlangsung, dipindahkan kemana parkir untuk pembeli dan warga? Hal tersebut tentunya akan menghambat aktifitas transaksi pasar karena jauhnya tempat parkir yang dialihkan untuk sementara waktu, " ucap Joko.
Dari pengalihan tempat parkir untuk sementara ini, secara langsung berdampak pada penurunan transaksi di beberapa pedagang di Pasar Banjar.
" Hal semacam ini harus menjadi PR untuk Pemkot Banjar, bahwa pasar itu harus dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, sehingga dalam beberapa kondisi tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Dan ini sudah menjadi problem klasik dari dulu, " imbuhnya
Dalam kunjungan Gubernur Jawa Barat sekaligus monitoring harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Banjar tersebut, disertai dengan adanya stand yang menyediakan beberapa kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar (sembako murah).
" Nah untuk barang-barang tersebut ( beras + minyak), didapat darimana? Apakah dari pedagang pasar yang jualan sembako atau ngambil dari mana? Hal seperti ini harus jelas, sehingga tidak mematikan aktifitas transaksi ekonomi di Pasar Tradisional Banjar, " urai Joko.
Dan terakhir Joko yang mewakili suara hati pedagang di Pasar Banjar pun berharap kepada para Pemangku Kebijakan untuk bisa memperhatikan beberapa hal seperti, fasilitas parkir, kemudian kondisi perawatan Pasar yang banyak mengalami kebocoran di berbagai sudut juga kenyamanan Pasar Banjar.
Dengan hal-hal tersebut diperhatikan, untuk target pemulihan ekonomi pasca pandemi, juga peningkatan PAD bisa termaksimalkan, harapnya.
Komentar Anda :