KTNA Kota Banjar Ajukan 3 Kategori Untuk Penganugerahan Penghargaan Satya Lencana Pembangunan Bidang Pertanian
Banjar - Kelompok Wanita Tani ( KWT) Tirta Mandiri yang berada di Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar melaksanakan verifikasi faktual yang dilakukan oleh Sekretariat Militer Presiden. Verifikasi faktual tersebut berkaitan dengan usulan dari Kota Banjar untuk penganugerahan Penghargaan Satya Lencana Pembangunan Bidang Pertanian, yang rencananya akan diserahkan Presiden RI di acara Pekan Nasional ( Penas) Petani Nelayan Tahun 2023 yang akan dilaksanakan di Kota Padang pada bulan Juni mendatang.
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Banjar Abdul Kholik Ibrahim menyampaikan, untuk penganugerahan penghargaan Satya Lencana Pembangunan Bidang Pertanian, KTNA Kota Banjar mengusulkan 3 kategori. Yaitu Kepala Daerah, Penyuluh Pertanian di Lapangan dan KWT Tirta Mandiri.
" Untuk kategori Kepala Daerah, kami mengajukan Wali Kota Banjar. Pertama dasarnya bahwa Wali Kota Banjar pernah mendapatkan penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Andalan Madya dari KTNA Nasional pada tahun 2021. Kemudian juga, beliau mempunyai atensi yang luar biasa terhadap pengembangan Kelembagaan Tani di Kota Banjar, salah satunya pertumbuhan KWT dari 7 KWT sekarang sudah ada 197 KWT yang ada di Kota Banjar, " ucap Ketua KTNA saat ditemui di KWT Tirta Mandiri Dusun Sampai RT 01 RW 07 Desa Rejasari, Selasa (07/03/2023).
Selanjutnya menurut Kholik, keberhasilan Pertanian di Kota Banjar juga tidak terlepas dari tangan dinginnta para Penyuluh yang membimbing para Petani, dan salah satunya Penyuluh yang mendapatkan penghargaan tingkat Provinsi, diajukan untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Dan ini harus sinergis antara Kepala Daerah kemudian Penyuluh yang mewakili Dinas Pertanian juga dengan Petaninya yang diwakili oleh KWT Tirta Mandiri.
" Kenapa kami memilih KWT Tirta Mandiri? KWT ini mempunyai potensi yang luar biasa, kekompakan dan daya dukung serta infrastrukturnya sangat mendukung sekali.
imbuhnya.
Dari 70 daerah yang mengajukan untuk penghargaan ini, untuk Jawa Barat Kota Banjar termasuk yang paling lengkap.
" Mudah-mudahan dengan adanya verifikasi faktual ini kita memberikan yang terbaik. Dan bisa menjadi kado terindah buat Ibu Wali Kota di akhir masa jabatannya, bahwa beliau bisa mendapatkan penghargaan dari Presiden di ajang Penas. Dan semoga kebijakan-kebijalan di bidang pertanian di Kota Banjar lebih meningkat, " harapnya.
Sementara itu Ketua KWT Tirta Mandiri Wiwit Miyati menyambut dengan gembira dan syukur ketika KWT nya diajukan untuk mendapatkan penghargaan dan dilakukan verifikasi faktual.
" Kami merasa bangga, dan tidak menyangka KWT kami diajukan untuk mendapatkan penghargaan. Tentunya ini semua berkat dukungan dan kekompakan dari para anggota KWT hingga bisa seperti sekarang, " ucapnya.
KWT Tirta Mandiri sendiri terdiri dari 32 orang anggota, dimana kelebihan dari KWT tersebut adalah menghasilkan sayuran yang tidak pernah putus, di mana setiap hari bisa memanen sayuran yang di dapat dari demplot maupun dari halaman rumah anggota KWT.
" Kami berharap ke depannya kami terus mendapatkan bimbingan dan arahan untuk kemajuan KWT Tirta Melati. Semoga dari Dinas terkait selalu mendampingi kami, " harapnya. (Lies/BM)
Komentar Anda :