Harga Telur Dan Daging Ayam Broiler Merangkak Naik, Pedagang Keluhkan Omzet Berkurang
Senin, 22-05-2023 - 20:22:43 WIB
Banjar - Harga telur ayam di pasaran saat ini mengalami kenaikan yang signifikan yaitu mencapai Rp.32.000 per kilogramnya, yang sebelumnya hanya Rp.27.000 sampai Rp.28.000 per kilogram. Kenaikan harga telur ayam yang semakin naik berimbas pada menurunnya omzet bagi para pedagang telur ayam di Pasar Banjar.
Seperti dirasakan oleh Budi salah seorang pedagang telur ayam di Pasar Banjar, sejak lima hari menjelang Lebaran harga telur terus mengalami kenaikan, bahkan sebulan setelah Lebaran harga masih belum turun, sebaliknya terus mengalami kenaikan harga. Imbas dari harga telur yang terus naik, dirinya mengaku omzet pendapatannya berkurang hampir 50 persen.
"Kalau harga telur lagi murah, ya sehari-hari saya bisa menjual hampir 1 1/2 kwintal lebih, kalau lagi naik seperti sekarang paling 70 kg atau 80 kg saja. Karena yang beli juga kan berkurang, yang biasanya beli 2 kg jadi 1 kg," keluhnya saat ditemui di Kiosnya, Senin (22/05/2023).
Budi dan beberapa pedagang telur ayam yang lainnya mengira kenaikan harga telur ayam karena produksi telur ayam berkurang.
" Katanya sih daya beli lagi meningkat, kemudian produksinya berkurang dikarenakan kebanyakan kandang lagi afkir. Di mana ternak baru, jadi tidak bisa produksi banyak, " ucapnya.
Tidak hanya terjadi pada telur ayam, kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam broiler.
Di mana telah tiga hari ini, harga daging ayam broiler berada di kisaran Rp.38.000 per kilogram, sebelumnya Rp.35.000 per kilogramnya. Kenaikan harga pakan ayam menjadi salah satu penyebab harga daging ayam broiler mengalami kenaikan.
Walaupun harga daging ayam broiler naik, namun ketersediaan bahan makanan tersebut masih cukup tersedia di pasaran. Imbas naiknya harga daging ayam dirasakan pedagang daging ayam dengan jumlah pembeli yang berkurang. Seperti disampaikan oleh Esih salah seorang pedagang daging ayam.
"Pembeli pasti berkurang karena harga yang naik ini. Biasanya sehari saya bisa menjual 1 kwintal lebih, namun sudah 3 hari ini agak susah untuk menjual seperti ketika harga daging ayam lagi murah. Kita juga tidak bisa memperkirakan kapan harga bisa normal kembali," ucapnya.
Komentar Anda :