⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Nasabah Bank Mandiri Garut Sangat Kecewa Uang Ke Debit Tidak Di kembalikan
Kacab Bank Mandiri Garut Berkelit Tidak Bersalah Dalam Kasus Penarikan Uang Nasabah
Kamis, 19-10-2023 - 09:22:31 WIB
TERKAIT:
   
 

 


GARUT – Kepala cabang Bank Mandiri Garut yang beralamat di Jl. Raya Ciledug No.128a, Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, berkelit tak bersalah, dalam kasus penarikan uang nasabah.


Dimana beredar viral diberitakan media online dan media cetak bahwa uang nasabah bank Mandiri cabang Garut itu kabarnya ditarik ketika pelunasan kredit.


Pelunasan kredit nasabah itu sebesar 270 juta rupiah, sementara uang nasabah yang ditarik sebesar 300 juta rupiah. Artinya ada kelebihan 30 juta yang ditarik oleh bank Mandiri Garut.


Belum jelas apakah penarikan ini emang oleh sistem bank Mandiri ataukah ada oknum pegawai mandiri Garut yang menarik uang tersebut.


Oleh karena itu, kuasa bicara dari nasabah pun mendatangi kantor bank Mandiri cabang Garut, Rabu 18 Oktober 2023 untuk mengambil hak nasabah tersebut.


Namun kepala cabang bank Mandiri Garut, indi justru menganggap permasalahan ini sudah beres. Bahkan pihaknya pun sudah memberikan jaminan kepada nasabah.


Namun indi mempersilahkan jika nasabah dan kuasanya untuk melayangkan surat keberatan jika permasalahan ini dianggap belum beres.


Sementara itu ketika kuasa bicara nasabah H Ujang slamet mengaku mengaku heran dengan sikap kacab Mandiri yang menganggap permasalahan ini beres.


“ Beres bagaimana. Dari awal nasabah terus menanyakan haknya dan beberapa kali datang komplain. Saya harap kacab tidak pura-pura santai, jangan bermain-main dengan api. Karena sayang karier yang dibangun tahunan rusak dengan masalah uang receh ini,” ujar H Ujang slamet.



H Ujang slamet berharap kepala bank Mandiri cabang Garut tidak memperumit permasalahan sepele ini. Karena reputasi bank Mandiri akan tercoreng jika masalah ini diperumit.

“ Saran saya sebaiknya selesaikan secara kekeluargaan. Nasabah kan Cuma minta haknya yang 30 juta rupiah. Itu uang receh lah bagi Mandiri. Jangan sampai reputasi Mandiri rusak, dan jangan sampai karier yang susah payah dibangun tumbang hanya karena permasalahan sepele,” ujarnya.


Sementara itu Sekjen DPD lingkungan Anak sunda LINGAS, Pian Sopian juga mengaku kecewa dengan sikap Kacab Mandiri yang menganggap permasalahan ini beres. Padahal nasabah sendiri sudah beberapa kali mengajukan keberatan dan menuntut haknya.


Pian berjanji akan membawa permasalahan ini ke tingkat kabupaten bahkan bukan tidak mungkin akan menyeret oknum ke ranah hukum jika ditemukan indikasi permainan oknum di dalamnya.


Sementara itu H Asep Barnas, nasabah bank Mandiri yang uangnya ditarik itu mengaku kecewa dengan pegawai bank Mandiri bernama Adi. Karena Adi seolah-olah tidak bersalah dalam permasalahan ini.


H Asep merasa telah ditipu oleh Adi. Karena Adi lah yang dari awal meyakinkan istrinya bahwa uang itu tidak akan ditarik. Namun nyatanya uangnya malah ditarik semua dan sampai sekarang tidak dikembalikan.H.ujang slamet.




 
Berita Lainnya :
  • Kacab Bank Mandiri Garut Berkelit Tidak Bersalah Dalam Kasus Penarikan Uang Nasabah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved