⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Diduga Pelaku Curanmor di Ciamis Berhasil Dibekuk Anggota TNI Berpakaian Preman
Selasa, 24-10-2023 - 07:32:28 WIB
TERKAIT:
   
 

 


Diduga pelaku pencurian sepeda motor di Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berhasil dibekuk anggota TNI AD yang berpakaian preman.


Seorang pria yang diduga pelaku itu berhasil dibekuk saat hendak melancarkan aksinya di depan Masjid Agung Cisaga Kabupaten Ciamis.


Kronologi kejadian berawal saat calon korban bernama Wida, warga Lingkungan Cimenyan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banja, berkenalan dengan pria diduga pelaku di media sosial. Kemudian, pria tersebut mengajak untuk bertemu di Masjid Agung Cisaga.


Kemudian, korban menyadari bahwa pria tersebut pelaku yang membawa kabur sepeda motor temannya di wilayah Wanareja pada 2 Oktober 2023, dengan modus yang sama berkenalan di Medsos.


"Saya tahu ciri-ciri pria itu sebelumnya dari teman saya karena dia korban, motornya diambil. Modusnya sama kenalan di Facebook dan akunnya juga sama," kata Wida, Senin (23/10/2023).


Ia menjelaskan, pria itu baru semalam memulai percakapan di media sosial dan langsung mengajak bertemu kemudian jalan-jalan ke Pangandaran.


"Pertamanya chating di facebook, terus tukeran nomor Whatsapp dan ngajak bertemu. Padahal baru kenalan semalam tadi siang langsung ngajak ketemuan," jelasnya.


Lebih lanjut, Wida menambahkan, temanya yang pernah menjadi korban meminta untuk merayu pelaku agar bisa bertemu dan ditangkap.


"Temen saya udah minta tolong supaya dia dipancing muncul dan gimana caranya ditangkap. Terus sebelumnya saya minta tolong juga ke pak Dadang anggota Polisi Militer," tambah Wida.


Modus operandi pelaku berkenalan di media sosial kemudian mengajak calon korban bertemu. Setelah itu, pelaku menyuruh mencarikan mobil rental untuk mengalihkan perhatian dan pelaku langsung membawa kabur sepeda motor.


Sementara itu, Anggota TNI AD dari Sub Denpom III/2-4 Banjar, Sersan Kepala Dadang Siswanto menuturkan, saat dimintai bantuan dirinya sedang melaksanakan piket.


Kemudian, ia bergegas mengganti baju seragam menggunakan pakaian preman untuk mengelabui terduga pelaku pencurian.


"Saat itu saya sedang piket dan mendapat laporan tersebut, kemudian bertemu dengan ibu Atin dan Wida, untuk menyusun strategi agar pelaku bisa ditangkap," kata Dadang.


Menurut Dadang, dirinya dua kali datang ke Cisaga, untuk memantau pria yang mengajak kenalan Wida, di medsos tersebut.


"Yang pertama tidak muncul karena HP pria itu tidak aktif dan memutuskan pulang ke Banjar. Kemudian pukul 11.30 WIB saya ditelpon bahwa HP pria itu sudah aktif dan ngajak ketemuan di Masjid Agung," imbuhnya.


Saat akan menangkap pria itu, dirinya sempat memantau terlebih dahulu di area Alun-alun Cisaga, kemudian naik angkot untuk mendekati pria itu yang berada di Masjid.


"Kalau saya tangkap langsung bisa jadi dia lari, akhirnya saya naik angkot untuk mendekati kedua orang yang sudah janjian di tempat tersebut. Akhirnya saya tangkap dan mendapat perlawanan," tandas Dadang.


Setelah berhasil ditangkap, pria tersebut langsung diamankan oleh pihak kepolisian yang datang ke lokasi karena dikhawatirkan dihakimi oleh masa.


"Setelah ditangkap langsung dibawa ke Polsek Cisaga untuk diamankan karena khawatir dihakimi," pungkasnya.


 


Sementara itu, Komandan Subdenpom III/2-4 Banjar Lettu CPM Buhar menyampaikan, pihaknya mengapresiasi atas apa yang anggotanya perbuat. Karena berhasil menangkap dan memutus mata rantai kejahatan dengan modus berkenalan di Facebook. Dimana korban diajak kenalan, ketemu dan makan di warung kemudian pelaku meminjam kendaraan korban berpura-pura membeli sesuatu akhirnya dibawa kabur motornya.


"Saya apresiasi atas tindakan yang dilakukan Serka Dadang Siswanto, tetap semangat dan bantu aparatur lain untuk mencegah agar jangan sampai terjadi tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat," kata Lettu CPM Buhar.


"Karena murni masyarakat sipi, jadi penanganan kasus sepenuhnya ke Kepolisian," ucap Lettu CPM Buhar menambahkan.


Komandan Subdenpom III/2-4 Banjar menghimbau kepada masyarakat agar agar jangan mudah terkecoh dengan rayuan melalui medsos. Sehingga tidak terjadi perilaku yang sifatnya merugikan masyarakat. "Makanya hati-hati apabila kenal seseorang lewat medsos tidak tahu siaoa orangnya akahirnya terjadi penipuan," tuturnya.


Sementara itu, Wida Asriyanigsih (38) menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Subdenpom III/2-4 Banjar yang telah membantu memutus mata rantai kejahatan. Berkat apa yang dilakukan anggota Subdenpom III/2-4 Banjar dirinya tidak menjadi korban kejahatan dan pelaku kejahatan terhadap temannya berhasil ditangkap.


"Terima kasih saya ucapkan kepada Serka Dadang, Komandan Subdenpom III/2-4 Banjar, Komandan Denpom III/2 Garut dan Komandan Pomdam III/Siliwangi. Saya sangat apresiasi karenan bisa dibantu dalam menangkap pelaku kejahatan yang dialami teman saya dan saya juga tidak menjadi korban kejahatan," ucap Wida.




 
Berita Lainnya :
  • Diduga Pelaku Curanmor di Ciamis Berhasil Dibekuk Anggota TNI Berpakaian Preman
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved