⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Jaranan Kediri Pukau Publik Bandung
Selasa, 21-11-2023 - 08:04:47 WIB
TERKAIT:
   
 

Wartono Purwanto, pria yang biasa akrab dipanggil Ipung, tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Ketua perkumpulan warga Kediri Jawa Timur di Bandung yang tergabung dalam Santi Paguyuban Kediri (Sanyuri) Priangan itu, lega setelah pertunjukan seni kuda lumping atau kuda kepang atau populer disebut dengan “Jaranan”, tampil memukai dalam perhelatan rangkaian closing ceremony Bandung Great Sale (BGS 2023) di Cihampelas Walk/ Ciwalk Kota Bandung, selama dua hari pada 17-18 November.


Rombongan seniman yang mampu menghipnotis publik utamanya pengunjung Ciwalk itu adalah Jaranan Putro Bandil Budoyo (PBB) dari Kota Kediri, yang tampil pada Sabtu 18 November siang.


“Ini pertunjukan jaranan PBB, lengkap dengan semua penari, pengrawit, hingga officialnya sekira 40 orang, semua kami datangkan langsung dari Kota Kediri atas fasilitasi dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Kediri’, ungkap Ipung.


Menurut Ipung, Sanyuri Priangan dalam beberapa kali kesempatan selama 10 tahun terakhir, memang menghadirkan seni jaranan Kediri di Bandung, agar masyarakat umum mengenal lebih dekat dan secara langsung, dan tak salah sangka mengenai kesenian tradisional yang lekat dengan magis itu.


“Alhamdulillah, publik Bandung menyukainya. Bahkan ada puluhan anggota komunitas fotografi yang secara khusus mendatangi panggung outdoor closing ceremony Bandung Great Sale (BGS 2023) di Cihampelas Walk/ Ciwalk Kota Bandung, demi mendapatkan gambar thema seni budaya pertunjukan. Ya, kurang lebih ada 50 orang, belum termasuk pengunjung yang datang dan sengaja ambil gambar atau video menggunakan gawainya, dan beberapa konten kreator”, jelas Ipung bangga.


Jaranan Diapresiasi Di Bandung



Darmono, pimpinan Jaranan Putro Bandil Budoyo (PBB) dari Kota Kediri bersama timnya mengaku senang dan bangga bisa memperkenalkan budaya Kediri di Bandung.


“Harapan saya jaranan Kediri dikenal lebih banyak orang, apalagi pengemarnya bukan saja warga Kediri yang telah menetap di Bandung, namun siapapun yang datang di Ciwalk”, kata Darmono.


Ia-pun menyampaikan terimakasihnya kepada Disbudparpora Kota Kediri bersama sanyuri Priangan yang telah mendatangkan kelompok seni jaranan-nya tampil di Bandung.


Gagas warga Bandung yang juga menjadi MC acara closing ceremony BGS 2023, sangat senang dan takjub melihat penampilan seniman jaranan yang mulai awal hingga mengalami trace atau ndadi / kesurupan.

" Mereka tampil professional, jauh jauh dari Kediri meramaikan BGS 2023, sungguh sangat sepadan dengan kemeriahan yang membuat pengunjung terhibur sekaligus bisa menikmati langsung sajian langka”, tegas Gagas.


Zico pengunjung lainnya juga sampaikan rasa senangnya bisa menyaksikan langsung pertunjukan seni spekatakuler tersebut.


“Ini sungguh luar biasa, dimana seni tari, seni suara, perpaduan dengan karawitan, dan pedalangan menjadikan Jaranan Kediri sungguh layak untuk dinikmati sebagai sajian yang bukan hanya untuk melestarikan budaya bangsa, namun memunculkan spirit untuk terus mengembangkannya dimasa datang”, ungkap Zico.


Ia berharap, selain tampilan kesenian modern, Jaranan Kediri dan atau kesenian tradisional lainnya di Nusantara, sering ditampilkan di jawa Barat seperti halnya perhelatan BGS di Ciwalk.


“Biasanya saya melihat jaranan Kediri di youtube. Ternyata menyaksikan langsung lebih dahsyat dan memacu adrenalin, sensasi yang tak bisa diungkapkan lewat kata – kata”, pungkasnya.




 
Berita Lainnya :
  • Jaranan Kediri Pukau Publik Bandung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved