Banjar-Dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antara Kejaksaan Negeri Kota Banjar dengan Awak Media. Kejaksaan Negeri Banjar sengaja mengundang awak media dalam acara Ngopi Sore Bareng Jaksa "Jadikan Aku Sahabat."
Pada kesempatan ini, Kejari Banjar memperkenalkan langkah strategis mereka dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online yang kian merajalela.
Kepala Kejari Banjar Sri Haryanto memaparkan program penyuluhan hukum yang akan menjangkau berbagai Desa di wilayahnya, Senin (22/7/2024).
"Selain program 'Jaksa Masuk Sekolah', kami juga meluncurkan program 'Jaga Desa'. Program ini tidak hanya untuk mencegah penyimpangan pengelolaan keuangan Desa, tetapi juga menyentuh isu-isu sosial seperti judi online," jelas Sri Haryanto dengan penuh semangat.
'Jaga Desa' adalah inisiatif edukasi hukum komprehensif yang melibatkan aparat Desa dan warga setempat.
Sri Haryanto menekankan pentingnya kerjasama ini untuk memahami dan menyelesaikan masalah-masalah yang ada.
Kami ingin mendengar langsung dari masyarakat dan bersama-sama mencari solusi," ujarnya, mengundang senyum simpul para jurnalis yang hadir.
Akhmad Fakhri, Kepala Seksi Intelijen Kejari Banjar, menambahkan bahwa mereka akan aktif memantau aktivitas judi online.
Informasi mengenai nomor rekening yang terlibat dalam kegiatan tersebut akan dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung.
Laporan rutin akan kami kirimkan dan kami pastikan tindakan tegas diambil," tegas Fakhri, memastikan komitmen mereka dalam memberantas kejahatan ini.
Dalam acara yang penuh kehangatan ini, Sri Haryanto juga mengingatkan akan pentingnya disiplin dalam mencapai tujuan.
"Disiplin adalah jembatan antara tujuan dan pencapaian," katanya penuh filosofi. Mengibaratkan perjuangan mencapai kesuksesan seperti menanam durian yang memerlukan perawatan dan waktu sebelum berbuah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk bersinergi dalam menyebarkan informasi program-program Kejari.
"Peran media sangat penting untuk mempublikasikan kinerja dan capaian kami," tambahnya, memperkuat jalinan kerjasama dengan para jurnalis.
Para jurnalis pun berkesempatan berdialog langsung dengan pejabat Kejari Banjar, termasuk Akhmad Fakhri, (Kepala Seksi Intelijen). Gede Maulana, (Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus), Indra Sumarno. (Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara), dan Randikha Prabu Raharja. (Kepala Seksi Pidana Umum).
Dengan penyuluhan hukum yang komprehensif dan kolaborasi erat dengan masyarakat. Kejari Banjar berharap bisa mengurangi maraknya judi online dan berbagai penyimpangan lainnya.
Serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.
Acara ini menunjukkan komitmen Kejari Banjar untuk menjadi sahabat masyarakat dalam menegakkan hukum dan keadilan.
Komentar Anda :