Laporan Masyarakat Adanya Pungli di Puskesmas
Dugaan Pungli di Puskesmas Tambang, Kampar
Rabu, 04-12-2024 - 15:27:30 WIB
Hkindonesia.com - Darmulis Alias Ujang (39) putra kelahiran Pulau Permai, Kecamatan Tambang, kabupaten Kampar, yang membawa anak adeknya berobat ke puskesmas Tambang, merasa kecewa dan keberatan harus membayar Rp 20 ribu untuk berobat ke Puskesmas (Pustu) Kecamatan Tambang, dengan kedok pembayaran retribusi.
“Adanya pungutan biaya berobat kepada masyarakat sebesar Rp 20.000, membuat warga yang tidak mampu menambah penyakit tersendiri," ujarnya.
Dikatakannya, menurut pegawai Pustu yang piket, bahwa sejak 1 oktober 2024 retribusi sudah di jalankan sesuai arahan pemerintah. Sedangkan warga hanya tahu kalau berobat ke puskesmas itu gratis.
"Tapi kenyataannya sangat berbeda dengan yang dijanjikan. Semua pasien dikenakan biaya berobat sesuai dengan tarif yang di tetapkan dengan penyakit pasien," paparnya kepada wartawan.
Untuk memperjelas persoalan pungutan tersebut, HKIndonesia.com, Rabu (04/12/2024), mendatangi puskesmas Tambang untuk komfirmasi informasi terkait pembayaran berobat. Saat dikonfirmasi, pegawai piket mengatakan bahwa kepala Puskesmas Tambang tidak ada di tempat. Setelah mengatakan kepala pustu dan TU tidak ada di tempat, pegawai yang piket tadi buru- buru menghilang dari meja piket. Saat ini, kami juga mencoba mengkonfirmasi kebenaran isu ini kepada kadis kesehatan kampar, namun hp nya dalam keadaan mati.
(Red)
Komentar Anda :