Tidak Benar, Gubernur Riau Menjual Aset Stadion Utama Riau , Nur Adlin angkat bicara bahwa itu Bahasa "Diksi"
Rabu, 14-05-2025 - 14:29:34 WIB
 |
| Nur Adlin Pemerhati Olah Raga |
Bangkinang, HARIAN KITA INDONESIA .com. Dalam menyikapi isu yang beredar di tengah masyarakat bahkan sempat viral statement Gubernur Riau Abdul Wahid menjual asset Stadion Utama Riau beberapa waktu lalu, Nur Adlin selaku Pemerhati Olah Raga angkat bicara bahwa bahasa Gubri itu adalah diksi seperti kita menjual objek wisata dalam mendapatkan investor untuk pengelolaan objek wisata tersebut di katakannya', Rabu (14 /05) sela istirahat siang di Bangkinang.
Di tambahkannya' bahwa isu jual Stadion itu yang beredar di tengah masyarakat Riau walaupun berbeda pandangan ada yang mengatakan ketidakmampuan Kepala Daerah dalam dan ada yang Positif atau bisa jadi ketidaksenangan kepada Gubernur Riau , tapi hal itu biasa saja masing - masing tentu berbeda penafsiran ungkap pria yang akrab di sapa Pak Olin.
Nur adlin menekankan sebetulnya Statement Gubernur Riau Abdul Wahid sebetulnya Positif dan jitu bahwa di beberapa contoh daerah yg lebih maju dalam pengelolaan Fasilitas Olah raga Budaya dan strateginya di kelola oleh Pihak ketiga (investor) yg dikawal oleh Kontrak yg disepakati kedua belah pihak yg saling diuntungkan dimana hak dan kewajiban masing-masing pihak ada didalam kesepakatan yg dituangkan, contohnya seperti Stadion Agussalim di Sumbar ,Stadion Sriwijaya di Sumsel bahkan Gelora Bung Karno sendiri, dikelola pihak ketiga sehingga beban tradisi seperti rutinitas, perawatan dan lainnya tidak lagi menyangkut dan membebani APBD, begitu juga di Riau Fasilitas sudah ada Stadion Utama Riau yang megah pernah di gunakan Untuk ajang PON di tahun 2012, masa Gubernur Rusli Zainal, nah sekarang tugas kita merawat dan memelihara Stadion tersebut inilah. Yang di Maksud Bapak Abdul Wahid karena anggaran minus di Riau bagaimana upaya menghidupkan Dunia Sepak Bola di Riau fasilitasnya telah ada bagaimana menarik minat Investor masuk ke Riau untuk Mengelola Stadion tersebut, bukan berarti jual Stadion seperti menjual rumah pribadi dan
Seperti Bahasa" Menjual Destinasi Wisata Batu Tilam, Surga tersembunyi, ,, ke Investor.. Yg bisa kita artikan Positif., nah ini yang mesti kita luruskan terhadap isu yang beredar saat ini semoga masryakat kita bisa mencerna dengan baik, tutupnya.'
*Darwis*
Komentar Anda :