Judul: Situs Judi Agentotoplay Dituding Menjerat Korban Lewat Janji Hadiah Gacor, Masyarakat Diminta Waspada
Selasa, 20-05-2025 - 00:13:27 WIB
Riau, 19 Mei 2025 — Aktivitas situs judi online Agentotoplay kembali menjadi sorotan setelah sejumlah warga mengeluhkan praktik manipulatif yang membuat mereka mengalami kerugian besar. Melalui layanan livechat dan promosi yang masif, situs ini menggiring masyarakat untuk terus bermain dengan janji "slot gacor" dan berbagai bonus menggoda.
Dari hasil tangkapan layar obrolan pengguna dengan agen bernama Dela, terlihat situs ini menawarkan bonus deposit, cashback, dan referral—namun semua itu berujung pada kerugian. Salah satu pengguna mengungkapkan kekecewaannya setelah berkali-kali melakukan deposit tanpa pernah mendapatkan kemenangan yang berarti.
"Sudah puluhan kali saya isi, tapi hasilnya nihil. Mereka hanya terus menyuruh coba lagi dan menyemangati pakai kata-kata manis. Ini murni penipuan berkedok hiburan," ujar pengguna yang tidak ingin disebutkan namanya.
Dalam obrolan tersebut, agen situs berkali-kali mengarahkan pengguna untuk mengakses berbagai link alternatif, seperti https://54.254.30.77/ dan https://link-agentotoplay.online/. Meskipun situs ini terus mengklaim legalitas dan kepercayaan, tidak ada satu pun bukti bahwa permainan bersifat fair atau transparan.
Pakar IT dari Universitas Riau, Rendi Saputra, mengatakan bahwa banyak situs judi online seperti ini sebenarnya beroperasi dari luar negeri dan memanfaatkan celah hukum di Indonesia. “Mereka memakai teknik SEO dan promosi media sosial, serta link alternatif agar sulit diblokir. Ini sangat merusak masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah,” ujarnya.
Pihak Kementerian Kominfo diminta untuk segera menelusuri dan memblokir situs-situs semacam ini. Masyarakat juga diimbau tidak tergoda dengan janji kemenangan cepat dan selalu melaporkan situs perjudian yang mencurigakan.
Hukum Jelas Melarang Judi Online
Pasal 303 KUHP menyatakan bahwa perjudian adalah tindakan kriminal, dan semua aktivitas promosi maupun operasionalnya dapat dikenakan sanksi hukum.
Komentar Anda :