AMPPAK Gelar Aksi di Kampar, Soroti Dugaan Pungli dan Buruknya Pelayanan Dinas PUPR
Bangkinang, 10 Juli 2025 — Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan & Anti Korupsi (AMPPAK) akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kabupaten Kampar pada Rabu, 16 Juli 2025. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap buruknya birokrasi dan dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kampar.
Dalam surat pemberitahuan resmi yang dikirimkan kepada Kapolres Kampar, AMPPAK menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi dasar aksi, di antaranya:
1. Lambatnya penerbitan IMB Sekolah
AMPPAK menyoroti keterlambatan lebih dari dua bulan dalam penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi sebuah sekolah swasta Islam di Kecamatan Gunung Sahilan tanpa alasan yang jelas.
2. Dugaan Pungli oleh Oknum ASN PUPR
Disebutkan bahwa terdapat praktik permintaan uang dengan dalih "uang tanda tangan", "uang minyak", dan sejenisnya oleh oknum ASN di Dinas PUPR Kampar.
3. Menghambat legalitas sekolah
AMPPAK menuding Dinas PUPR mempermainkan itikad baik yayasan pendidikan yang ingin mengurus legalitas sekolah secara resmi.
4. Buruknya pelayanan publik
Dinas PUPR dinilai tidak memberikan kepastian layanan meski semua syarat administrasi telah dipenuhi pihak yayasan.
5. Tidak adanya tanggapan dari Pemkab Kampar
AMPPAK menyesalkan lambannya respon dari Bupati dan Wakil Bupati Kampar terkait laporan masyarakat mengenai pelayanan perizinan ini.
Tuntutan AMPPAK
Dalam surat tersebut, AMPPAK menyampaikan tiga tuntutan utama:
Copot Kepala Dinas PUPR Kampar beserta oknum-oknum yang terlibat dalam mempermainkan pelayanan publik.
Segera terbitkan IMB Sekolah Swasta Islam Gunung Sahilan yang telah memenuhi syarat administrasi.
Lakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan perizinan di Dinas PUPR Kampar.
Selain itu, AMPPAK juga menuntut:
Pemberian sanksi tegas kepada ASN yang terbukti melakukan pungli.
Pembentukan tim investigasi independen oleh Bupati Kampar untuk mengusut dugaan korupsi birokrasi ini.
Pembersihan seluruh layanan publik dari praktik pungli dan birokrasi kotor, khususnya di sektor pendidikan dan sosial.
Rencana Aksi
Aksi demonstrasi akan digelar pada:
Tanggal: Rabu, 16 Juli 2025
Pukul: 09.00 WIB sampai selesai
Lokasi: Kejaksaan Negeri Kampar, Kantor Bupati Kampar, dan Dinas PUPR Kampar
Titik kumpul: Taman Kota Bangkinang
Jumlah Massa: Sekitar 150 orang
Perlengkapan: Mobil komando, sound system, spanduk, dan selebaran
Penanggung jawab aksi ditetapkan atas nama Irfan Tampubolon, yang juga bertindak sebagai Jenderal Lapangan. Sedangkan Koordinator Umum aksi adalah Syukri.
Tembusan surat tersebut turut disampaikan kepada Kapolda Riau, Kapolres Kampar, dan insan media sebagai bagian dari transparansi dan keterbukaan informasi publik.
Komentar Anda :