Sukseskan Program Strategis Nasional, Bupati Kampar Minta Setiap OPD Segera Tindak Lanjuti
BANGKINANG KOTA – Dalam rangka mensukseskan Program Strategis Nasional (PSN), Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos, MT meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti setiap arahan dan kebijakan pemerintah pusat.
Hal ini disampaikan Bupati saat memimpin rapat percepatan dan evaluasi program strategis nasional yang digelar di Lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (15/7/2025).
> “Apapun yang menjadi program strategis nasional adalah kebijakan negara. Seluruh OPD harus memberikan informasi yang jelas kepada kepala daerah agar segera ditindaklanjuti. Karena tanggung jawab dan pelaksanaan tata kelola, dari perencanaan hingga pertanggungjawaban, berada di pundak kepala daerah,” tegas Bupati Yuzar.
Lebih lanjut, Bupati menyebut bahwa Program Sekolah Rakyat menjadi PSN pertama yang sedang dilaksanakan. Kampar menjadi daerah percontohan nasional untuk program ini, dan akan dimulai di bekas gedung SMK PGRI Bangkinang.
> “Sebanyak 75 calon siswa SLTA telah direkrut. Karena tahun ajaran 2025 sudah dimulai, saya minta agar proses belajar bisa segera berjalan, meskipun sementara,” ujar Yuzar.
PSN kedua adalah Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan, di mana Kabupaten Kampar kembali menjadi percontohan dari 103 koperasi se-Indonesia. Launching program ini direncanakan pada 21 Juli 2025 di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar.
> “Seluruh OPD dan instansi terkait harus bersinergi untuk menyukseskan launching ini,” lanjut Yuzar.
Program strategis lainnya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati meminta dukungan dari dinas terkait dan yayasan pengelola dapur MBG agar pelaksanaan berjalan maksimal di Kabupaten Kampar.
Bupati juga menekankan pentingnya tindak lanjut untuk PSN lain seperti:
Pembangunan 3 juta rumah rakyat,
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),
Pengendalian inflasi,
Penurunan kemiskinan ekstrem,
Ketahanan pangan,
Dan Sekolah Unggulan Garuda di Desa Sei Pinang, Kecamatan Tambang.
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti, S.Ag, M.Si, yang turut hadir bersama Sekda Kampar Hambali, SE, MH, para kepala dinas dan camat se-Kabupaten Kampar, menyampaikan bahwa PSN harus sejalan dengan program daerah.
Wabup menambahkan bahwa tahun ini Kampar mendapat alokasi bantuan sembako untuk lebih dari 39 ribu jiwa, selaras dengan program daerah berupa pembagian beras kepada 3.322 lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, bantuan seragam sekolah juga menjadi bagian dari PSN yang perlu segera disalurkan.
> “Masih ada kepala sekolah yang belum menerima informasi. Saya minta percepatan, agar tidak terjadi praktik jual beli seragam lagi,” tutup Misharti.
Komentar Anda :