LSM KPK Ingatkan PPTK dan Kontraktor, Lampu Pedestrian di Jalan M. Yamin Tak Menyala Sejak Pemasangan
Rabu, 03-09-2025 - 21:24:05 WIB
 |
| Lampu pedestrian di jalan, m. Yamin mati |
Bangkinang, 15 Agustus 2025 – Lampu pedestrian yang terpasang di sepanjang Jalan M. Yamin, Bangkinang, menuai keluhan warga lantaran tidak pernah menyala normal sejak awal pemasangan. Fasilitas penerangan yang semestinya menambah kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki justru dibiarkan gelap.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, persoalan tersebut diduga dipicu spesifikasi kabel yang tidak sesuai dengan kebutuhan instalasi listrik. Selain itu, sistem sambungan atau tali-menali listrik dinilai tidak cocok sehingga arus tidak mengalir dengan baik.
Salah seorang yang memahami permasalahan instalasi, berinisial A, mengungkapkan bahwa kesalahan pemilihan kabel dan metode sambungan membuat lampu sulit difungsikan. “Arus listrik tidak bisa mengalir dengan benar, akibatnya lampu mati total,” ujarnya.
Sejumlah warga juga menyebutkan, saat dilakukan percobaan untuk menyalakan lampu, aliran listrik kerap tidak stabil dan instalasi mudah terganggu. Kondisi ini membuat fasilitas yang diharapkan menjadi penunjang keamanan malah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Kepala Bidang PUPR Kampar, Hendrijal, ketika dihubungi awak media beberapa hari lalu, menyebutkan bahwa persoalan lampu pedestrian disebabkan daya listrik yang tidak mencukupi. Ia berjanji akan mengupayakan penambahan daya agar lampu bisa menyala. Namun, hingga hampir satu minggu berlalu, pantauan di lapangan menunjukkan lampu belum juga hidup.
LSM Komunitas Peduli Kampar (KPK) turut menyoroti persoalan ini. Lembaga tersebut mengingatkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) maupun kontraktor pelaksana agar segera melakukan evaluasi dan memperbaiki persoalan teknis.
Aktivis masyarakat Kampar, Dedi Osri, juga menyayangkan kondisi tersebut. “Lampu ini tidak pernah menyala normal seperti yang diharapkan. Untuk apa dibuat kalau tidak berfungsi?” ungkapnya dengan nada kesal.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan resmi mengenai langkah perbaikan lanjutan dari pihak terkait.
Komentar Anda :