Stop Salahkan Pemerintah, Lihat Akar Masalah: Jhoni Ingatkan Kerusakan Alam Akibat Ulah Manusia
Sabtu, 04-04-2026 - 00:43:09 WIB
Kampar Kiri Hulu — Setiap kali bencana terjadi, masyarakat kerap langsung menyalahkan pemerintah. Padahal, menurut tokoh masyarakat Kampar Kiri Hulu, Jhoni, banyak bencana yang muncul merupakan akibat dari perbuatan manusia sendiri dan terjadi atas izin Allah sebagai peringatan.
Jhoni menjelaskan bahwa kerusakan lingkungan di wilayah hulu sungai semakin parah akibat maraknya penambangan emas ilegal, penebangan hutan, dan pembakaran hutan yang dilakukan oknum masyarakat. Aktivitas tersebut dianggap dilakukan demi ekonomi sesaat tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan keselamatan warga.
“Lihat dari hulu sungai, banyak tambang emas ilegal dan penebangan hutan yang dilakukan masyarakat. Mereka tidak sadar bahaya yang ditimbulkan kemudian hari. Jangan karena mengejar ekonomi sesaat, lupa dengan kerusakan yang mereka buat,” ungkap Jhoni kepada hkindonesia.com, Sabtu (04/03/2026) di Kampar Kiri Hulu.
Menurutnya, pemerintah sebenarnya tidak pernah berhenti mengimbau warga untuk menghentikan aktivitas yang merusak alam. Namun, sebagian masyarakat tetap mengabaikan peringatan tersebut. Ironisnya, ketika bencana datang, justru pemerintah yang menjadi sasaran kesalahan.
“Kenapa himbauan pemerintah tidak diindahkan? Seketika bencana datang, berbondong-bondong menyalahkan pemerintah. Bersyukur kita bahwa hari ini pemerintah masih memperhatikan masyarakatnya,” tambahnya.
Jhoni juga menyoroti para tokoh muda dan elit politik yang justru memanfaatkan momentum bencana untuk mencari sensasi dengan menyudutkan pemerintah. Ia menyayangkan sikap tersebut dan mengajak semua pihak untuk menghidupkan jiwa sosial, bukan hanya tampil baik menjelang pemilu atau saat ingin maju sebagai caleg.
“Kita lihat para tokoh muda dan elit politik malah mencari sensasi menyalahkan pemerintah. Seharusnya bukan menyalahkan, tapi nyalakan jiwa sosial. Jangan ketika mau maju caleg saja ingin berbuat baik. Saatnya berbuat baik, jangan asik menyalahkan pemerintah,” tegas Jhoni.
Ia menegaskan bahwa sudah waktunya masyarakat bercermin dan memperbaiki kebiasaan buruk yang menyebabkan kerusakan alam. Kesadaran kolektif menjadi kunci agar bencana tidak terus berulang akibat ulah manusia sendiri.(juf)
Komentar Anda :