Rahmad Yani Akui Harmoni Kepemimpinan Ahmad Yuzar – Misharti: “Semua Dimulai dari Hati”
Minggu, 05-04-2026 - 11:43:02 WIB
 |
| Rahmad yani aktipis pada waktunya |
Hkindonesia. Com — Mantan aktivis vokal dan kader PDI Perjuangan, Rahmad Yani, memberikan pandangan mengejutkan sekaligus menyejukkan tentang arah kepemimpinan Kabupaten Kampar saat ini.minggu,5/04/2026.di kampa. Setelah satu tahun mengikuti secara dekat kerja pemerintahan, Rahmad Yani mengaku hatinya berubah dan kini melihat Kampar bergerak ke arah yang lebih baik di bawah kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti.
Ia tidak menutupi bahwa pada awalnya ia tidak berpihak kepada Kampar, bahkan menyimpan keraguan yang cukup besar. “Dulu saya tidak berpihak kepada Kampar di hati. Banyak hal yang membuat saya ragu. Tapi setelah melihat bagaimana Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti bekerja, saya harus akui Kampar di hati hari ini sudah berbeda,” ungkapnya.
Bupati Bersahaja, Wakil Bupati Penuh Semangat
Menurut Rahmad Yani, harmoni dalam kepemimpinan Kampar saat ini menjadi alasan utama mengapa persepsinya berubah. Ia melihat Bupati Ahmad Yuzar sebagai sosok yang tenang, bersahaja, dan penuh kejernihan dalam mengambil keputusan.
“Bupati itu menenangkan. Sikapnya lembut, keputusannya matang, dan ia selalu menempatkan kepentingan rakyat di depan,” ujar Rahmad Yani.
Sementara itu, Wakil Bupati Misharti dipandang sebagai figur yang membawa energi baru dengan semangat kerja yang tinggi, bergerak cepat, dan aktif turun ke lapangan.
“Wakil Bupati adalah motor gerak. Energinya kuat dan ia memastikan program berjalan cepat. Ini yang membuat ritme pemerintahan menjadi seimbang: satu menjaga kejernihan, satu menjaga kecepatan,” jelasnya.
Semuanya Dimulai dari Hati
Rahmad Yani menegaskan bahwa yang paling menyentuh baginya adalah cara kedua pemimpin daerah tersebut bekerja dengan ketulusan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan yang dijalankan tidak tampak sebagai formalitas, tetapi benar-benar lahir dari hati.
“Selama satu tahun saya memperhatikan bukan hanya apa yang mereka lakukan, tetapi bagaimana mereka melakukannya. Saya melihat ketulusan itu. Mereka bekerja dari hati, dan itu membuat hati saya ikut berubah,” katanya.
Baginya, kepemimpinan yang dimulai dari hati akan menghasilkan kebijakan yang menyentuh hati masyarakat. Ia menyaksikan perubahan-perubahan kecil namun signifikan di berbagai bidang pemerintahan yang mencerminkan kolaborasi solid antara Bupati dan Wakil Bupati.
Pengakuan yang Tidak Mudah bagi Seorang Mantan Aktivis
Sebagai mantan aktivis dan tokoh yang dikenal kritis, Rahmad Yani tak memungkiri bahwa pengakuan ini bukanlah hal yang mudah. Ia terbiasa mengkritik, bukan memuji. Tetapi ia memilih kejujuran sebagai pijakan utama.
“Bukan hal mudah bagi saya untuk berubah, tapi hati saya tidak bisa berbohong. Saya melihat Kampar berjalan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Harapan Baru untuk Kampar
Di akhir pernyataannya, Rahmad Yani berharap harmoni antara Bupati Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti terus terjaga. Menurutnya, kekuatan sebuah daerah bukan hanya terletak pada banyaknya program, tetapi pada keselarasan pemimpinnya.
“Kalau pembangunan dimulai dari hati, hasilnya akan sampai ke hati masyarakat. Dan itu yang saya lihat terjadi di Kampar hari ini,” tutupnya.
Pandangan jernih Rahmad Yani menjadi gambaran bahwa kepemimpinan yang tulus, tenang, dan penuh semangat dapat menciptakan rasa percaya baru di tengah masyarakat. Kampar kini bergerak dengan langkah yang lebih harmonis.
Komentar Anda :