⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
ADVERTORIAL
Bupati Ahmad Yuzar Buka Festival Kreatif Lipatkain Season III: Dorong Kebangkitan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Kamis, 09-04-2026 - 00:04:37 WIB
TERKAIT:
   
 


Kampar Kiri – Pemerintah Kabupaten Kampar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangkitkan sektor ekonomi kreatif daerah. IMG_20260408_235245.JPGHal ini ditandai dengan dibukanya Festival Kreatif Lipatkain Season III Tahun 2026 secara resmi oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., di Pelataran Kantor Lurah Lipatkain, Rabu (08/04).
Dengan mengangkat tema “Bersama Menjaga Budaya, Bangun Ekonomi Kreatif dengan Hati”, festival ini diproyeksikan menjadi momentum emas bagi kemajuan UMKM, pelestarian budaya, dan penguatan identitas masyarakat Kampar Kiri.
Komitmen Pemerintah: Budaya sebagai Fondasi Ekonomi Kreatif
Dalam sambutannya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kemajuan ekonomi kreatif tidak boleh mengabaikan nilai adat dan tradisi yang telah menjadi jati diri masyarakat.


IMG_20260408_235224.JPG
“Kalimat dengan hati bukan sekadar slogan. Ini pengingat bahwa dalam membangun ekonomi, kita harus tetap memegang nilai budaya. Produk yang lahir dari hati dan membawa ciri khas Kampar Kiri akan memiliki nilai jual lebih tinggi, bahkan di pasar global,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyebutkan bahwa pemerintah daerah menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor unggulan yang akan terus dibina melalui kolaborasi lintas OPD, pelaku UMKM, dan tokoh adat.IMG_20260408_235133.JPG
Kehadiran Pejabat Teknis Perkuat Pembinaan
Bupati hadir didampingi oleh sejumlah pejabat teknis, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, serta Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kampar. Kehadiran para kepala dinas ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menciptakan ekosistem pariwisata dan pendidikan yang selaras dengan pelestarian budaya.
Selain itu, hadir pula Plt. Camat Kampar Kiri, Lurah Lipatkain, serta para tokoh adat seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cerdik Pandai. Sinergi antara pemerintah dan tokoh adat menjadi penegas bahwa festival ini tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga sarat dengan makna budaya.
Ribuan Pengunjung Padati Festival
Ribuan masyarakat Lipatkain dan sekitarnya memenuhi area festival untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni, kerajinan tangan, kuliner tradisional, hingga pameran UMKM lokal. Antusiasme masyarakat membuktikan bahwa Festival Kreatif Lipatkain telah menjadi salah satu agenda unggulan yang dinantikan setiap tahun.
Festival yang berlangsung selama empat hari ini diharapkan mampu:
Mendorong pertumbuhan UMKM lokal
Memberi ruang kepada pelaku seni dan kreator muda
Menghidupkan kembali nilai adat dan budaya
Menggerakkan roda ekonomi masyarakat
Menjaga Warisan, Membangun Masa Depan
Menutup sambutannya, Bupati mengutip pepatah adat yang menjadi pesan moral bagi seluruh peserta dan masyarakat.
“Patah tumbuah, hilang bagonti; pusako lamo jan dipasiasi.”
“Ini pengingat bahwa ekonomi kreatif harus tumbuh tanpa mencabut akar budaya yang kita miliki,” pungkasnya.IMG_20260408_235111.JPG
Festival Kreatif Lipatkain Season III pun resmi dimulai, menjadi simbol kebangkitan ekonomi kreatif Kampar Kiri yang berpijak pada budaya dan tumbuh dengan semangat kebersamaan.




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Ahmad Yuzar Buka Festival Kreatif Lipatkain Season III: Dorong Kebangkitan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved