Kota Ini Dibangun oleh Buruh: May Day 2026, Momentum Buruh Banjar Harus Sejahtera
Kota Ini Dibangun oleh Buruh: May Day 2026, Momentum Buruh Banjar Harus Sejahtera
BANJAR– Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, seruan mengenai pentingnya peran kelas pekerja kembali menggema di Kota Banjar. Mengusung tema besar "Kota Ini Dibangun oleh Buruh," peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi kritis bagi seluruh pemangku kepentingan.
Irwan Herwanto, S.IP, tokoh pemuda yang juga menjabat sebagai Ketua SPSBB F SEBUMI sekaligus Ketua SAPMA PP Kota Banjar, menegaskan bahwa kemajuan infrastruktur dan denyut ekonomi Kota Banjar tidak bisa dilepaskan dari keringat para buruh. Sebagai aktivis dan pemerhati sosial-pemerintahan, Irwan menyoroti bahwa pengakuan terhadap kontribusi buruh harus diwujudkan dalam bentuk kesejahteraan yang nyata.
"Slogan 'Kota Ini Dibangun oleh Buruh' bukan sekadar hiasan poster. Ini adalah fakta sejarah dan ekonomi. Tanpa tangan dingin para pekerja, tidak akan ada gedung, jalan, maupun layanan publik yang kita nikmati hari ini. Sudah saatnya narasi 'Buruh Kudu Sejahtera' bukan lagi sekadar tuntutan, melainkan komitmen yang wajib dieksekusi oleh pemerintah dan pengusaha," ujar Irwan Herwanto.
Mei Bulan Perlawanan dan Harapan
Irwan, yang juga merupakan alumni GMNI, memandang May Day sebagai "Bulan Perlawanan" terhadap ketidakadilan sistemik. Menurutnya, kesejahteraan buruh adalah indikator utama keberhasilan pembangunan sebuah daerah.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam momentum *May Day* 2026 di Kota Banjar meliputi: Status Kerja yang makin tidak jelas, yakni maraknya pekerja kontrak, outsourcing, dan pemborongan. Kemudian Upah yang Layak, dimana hingga saat ini Kota Banjar masih menyandang predikat daerah dengan Upah Terendah di Jawa Barat sejak tahun 2019. Penyesuaian upah yang seimbang dengan laju inflasi dan biaya hidup di Kota Banjar. Selain itu berkaitan dengan Perlindungan Kerja, dimana Jaminan kesehatan dan keselamatan kerja yang tidak bisa ditawar.
Selanjutnya mendorong Dialog Konstruktif, mengaskan kepada pemerintah daerah untuk menjadi mediator yang adil antara kepentingan korporasi dan hak-hak dasar pekerja.
Sinergi Pemuda dan Buruh
Sebagai Ketua SAPMA PP Kota Banjar, Irwan juga mengajak elemen pemuda untuk peduli terhadap isu perburuhan. Ia menilai bahwa masa depan pemuda adalah masa depan dunia kerja.
"Kita tidak bisa memisahkan gerakan pemuda dengan gerakan buruh. Jika iklim ketenagakerjaan di Kota Banjar sehat dan mensejahterakan, maka generasi muda kita pun akan memiliki masa depan yang cerah di tanah kelahirannya sendiri," tambah Irwan.
Peringatan May Day 1 Mei 2026 ini diharapkan menjadi titik balik bagi kebijakan publik di Kota Banjar yang lebih berpihak pada kerakyatan. Dengan semangat solidaritas, Irwan Herwanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para buruh yang telah menjadi tulang punggung pembangunan kota.
"Selamat Hari Buruh Internasional. Panjang umur perjuangan, buruh sejahtera, Kota Banjar berjaya!" tandasnya.
Komentar Anda :