⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
Pemerintah Kota Banjar bersama bank bjb menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025
Rabu, 17-06-2026 - 20:25:56 WIB
TERKAIT:
   
 

 


BANJAR – Pemerintah Kota Banjar bersama bank bjb menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025 senilai sekitar Rp336 juta kepada sejumlah kelompok masyarakat dan lembaga di Kota Banjar.


Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wali Kota Banjar, Sudarsono, didampingi Kepala Cabang bank bjb Banjar, Nedi Sunagar.


Wali Kota Banjar, Sudarsono, mengatakan bahwa penyaluran CSR dilakukan berdasarkan proposal yang diajukan masyarakat dan telah melalui proses verifikasi oleh tim. Menurutnya, bantuan tidak dibatasi pada sektor tertentu, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan usulan yang masuk dari masyarakat.


"Usulan masyarakat menjadi dasar utama sebelum CSR disalurkan. Tim akan menilai mana proposal yang layak dan tidak layak untuk menerima bantuan," ujarnya.


Ia menjelaskan, nilai bantuan CSR tahun 2025 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, total dana CSR yang disalurkan mencapai sekitar Rp336 juta, sedangkan untuk alokasi tahun 2026 yang akan disalurkan berdasarkan usulan saat ini hanya sekitar Rp260 juta.


Meski demikian, Pemkot Banjar tetap berupaya memastikan bantuan diberikan secara adil dan bergiliran kepada masyarakat yang membutuhkan.


"Kami melakukan verifikasi agar bantuan tepat sasaran. Penerima yang sudah mendapatkan bantuan sebelumnya akan menjadi pertimbangan agar kesempatan juga diberikan kepada kelompok lain," katanya.


Untuk menjamin transparansi penggunaan bantuan, Pemkot Banjar mewajibkan setiap penerima manfaat menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Jika ditemukan ketidaksesuaian dalam penggunaan bantuan, maka penerima dapat masuk daftar hitam dan tidak diprioritaskan untuk menerima bantuan pada periode berikutnya.


Sementara itu, Kepala Cabang bank bjb Banjar, Nedi Sunagar, menjelaskan bahwa besaran dana CSR yang diterima daerah ditentukan oleh kantor pusat berdasarkan alokasi dan kontribusi pemegang saham.


"CSR ini mekanismenya dilakukan bersama pemerintah daerah. Proposal yang masuk diseleksi bersama oleh Pemkot Banjar dan bank bjb. Besaran anggaran yang diterima daerah ditentukan oleh kantor pusat sesuai perhitungan dan alokasi yang berlaku," jelasnya.


Menurut Nedi, bantuan CSR dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, kegiatan olahraga, pengembangan usaha, hingga sektor sosial lainnya yang dinilai layak menerima bantuan.


Lebih lanjut, ia menilai Kota Banjar memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, tantangan yang masih dihadapi adalah bagaimana mengembangkan produk unggulan daerah agar memiliki daya saing dan dikenal lebih luas.


"Banjar memiliki banyak potensi produk lokal, mulai dari olahan makanan hingga hasil pertanian. Yang perlu diperkuat adalah bagaimana produk-produk tersebut dapat dipasarkan lebih luas sehingga menjadi identitas khas Kota Banjar," ungkapnya.


Melalui program CSR tersebut, Pemkot Banjar dan bank bjb berharap dapat mendorong pembangunan daerah sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.


 




 
Berita Lainnya :
  • Pemerintah Kota Banjar bersama bank bjb menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2025
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved